Lagi, Setyo Wahono Beberkan Visi “Kemakmuran dan Kebanggan” Kali ini di Konsolidasi Nasdem Bojonegoro

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Setyo Wahono, Bakal Calon Bupati Bojonegoro hadir langsung dalam “Konsolidasi Pemenangan Bapaslon Wahono-Nurul” di Rumah Pemenangan DPD Partai NasDem Bojonegoro, Jalan Basuki Rahmad, Bojonegoro Kota, Selasa (17/09/2024).

Disambut teriakan, yel-yel dan tepuk tangan antusias ratusan kader dari 28 kecamatan, gerak mesin politik itu menjadi bagian dari agenda pemenangan Bapaslon Bupati Bojonegoro Setyo Wahono – Nurul Azizah.

“Hari ini kita menggelar konsolidasi pemenangan, kita diminta untuk solid. Insyaallah antusiasme itu akan sangat menguatkan untuk memenangkan pasangan (WanNur) pada November 2024 mendatang,” kata Heli Suhardjono, sekretaris DPD NasDem Bojonegoro.

Khitmat, acara konsolidasi pemenangan Pilkada Setyo Wahono dan Nurul Azizah oleh Partai Nasdem Bojonegoro

Menurutnya, seluruh kader NasDem Bojonegoro harus tegak lurus sesuai dengan keputusan Dewan Pimpinan Pusat untuk mendukung Wahono-Nurul.

Adapun Ketua DPD Partai NasDem Bojonegoro, Soehadi Moeljono berharap usai konsolidasi, seluruh kader dari DPD hingga DPC dan sayap-sayap NasDem Bojonegoro bergerak dan berjuang dengan berbagai upaya.

“Pilar kemenangan kita tidak hanya partai saja, namun ada sayap-sayap dan komunitas, harapan kami ini semua menyatu satu tujuan untuk mencoblos Pak Wahono,” ujarnya.

Sekda dua periode di era Bupati Suyoto ini juga menitipkan kepada Bacabup Bojonegoro Setyo Wahono untuk peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Setyo Wahono menyampaikan sambutan pada Konsolidasi pemenangannya oleh Partai Nasdem
Rilex, Setyo Wahono menyampaikan sambutan pada Konsolidasi pemenangannya oleh Partai Nasdem

Sementara itu, Setyo Wahono yang hadir dalam agenda ini membeber gamblang visi misi “Kemakmuran dan Kebanggan” hingga program detail pasangan Setyo Wahono – Nurul Azizah, diantaranya mengurangi kemiskinan, membentuk lembaga offtaker, mempermudah perijinan berusaha terutama untuk industri padat karya, dan memberdayakan UMKM. Serta peningkatan kualitas bidang pendidikan.

“Kalau pembangunan jalan itu populer, tetapi setiap pimpinan daerah itu kalau ada uang bisa membangun,” ungkap Wahono.

Jika mendapat amanah sebagai bupati, pria ini berjanji tidak akan mengambil kebijakan yang hanya untuk mendongkrak popularitas. Namun akan fokus pada persoalan mengurangi kemiskinan di Bojonegoro.

“Bojonegoro ini mayoritas petani dan buruh tani, tetapi tidak hanya soal pertanian, saya juga ingin membuka peluang untuk industri padat karya, karena ini salah satu cara untuk mempercepat pengurangan kemiskinan,” pungkas Wahono yang juga ada dari Prof. Dr. H. Pratikno Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) RI itu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *