JagatSembilan.com | Bojonegoro – Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Puteri (Kopri) Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Bojonegoro Jawa Timur menggelar sosialisasi pemilih pemula untuk meningkatkan partisipasi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Sosialisasi yang bertajuk “Membangun kesadaran kritis kaum pemilih pemula dalam menyambut PILKADA tahun 2024” itu digelar di Graha Ikatan Alumni (IKA) PMII Bojonegoro.
Acara ini diselenggarakan pada 5-6 Oktober 2024, dihadiri oleh Anggota dan Kader PMII se- Bojonegoro. Dalam acara itu menghadirkan 4 Narasumber. Yakni Moch Ulil Fikri Akademisi dan Mantan Sekretaris Umum PC PMII Bojonegoro, Muhammad Suaeb Abdullah Ketua Aliansi Jurnalistik Independen (AJI) Bojonegoro di hari Sabtu (05/10/2024).

Dalam acara itu juga menghadirkan Mochammad Alfianto Anggota Bawaslu Kab. Bojonegoro 2019-2023 dan Dian Widodo Anggota Bawaslu Kab. Bojonegoro 2019-2023 di hari Minggu (06/10/2024).
Siti Rochmawati Ketua Kopri PC PMII Bojonegoro mengatakan kegiatan ini dilakukan dengan tema “Membangun Kesadaran Kritis Kaum Pemilih Pemula Dalam Menyambut Pilkada tahun 2024”.
“Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang sistem politik, proses pemilu, serta pentingnya partisipasi dalam Pilkada bagi pemilih pemula,” kata Siti Rochmawati.
Danang Prasetyo Ketua PC PMII Bojonegoro mengatakan, Pemilih pemula memainkan peran penting dalam proses demokrasi, sebab masih menjadi mayoritas pemilih terbanyak khusunya di Bojonegoro.
“Generasi tahun 90-an hingga 2000 memegang peranan krusial dalam proses demokrasi. Sebagai kelompok mayoritas pemilih pemula/ pemuda memiliki kekuatan besar untuk mempengaruhi arah politik dan memastikan keberhasilan sistem demokrasi,” terang Danang.
Oleh karena itu, Danang menambahkan, pihaknya mendorong seluruh pemilih pemula/ pemuda untuk aktif berpartisipasi, mengedukasi diri tentang proses pemilihan, dan berkontribusi dalam pemilihan pemimpin yang berkualitas demi masa depan yang lebih baik.
“Kami berharap mahasiswa, pemilih pemula/ pemuda dapat memiliki kesadaran politik yang lebih baik sebagai bagian dari tanggung jawab mereka dalam masyarakat demokratis. Dengan pemahaman yang mendalam tentang proses politik, hak-hak pemilih, dan dampak keputusan politik akan memotivasi mereka untuk tidak hanya menggunakan hak suara secara bijaksana, tetapi memastikan bahwa kebijakan yang diambil mencerminkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat,” imbuh Danang.
Sebagai informasi, sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pilkada 2024 dengan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya hak suara dan proses pemilihan.













