JagatSembilan.com | Bojonegoro – Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Mojoranu hari ini, Sabtu (30/11/2024) malam gelar Lailatul Ijtimak. Acara itu dilaksanakan di Musholla An-Nur Desa Mojoranu Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur
Dalam acara itu dihadiri oleh KH. Rohmad Rois Syuriah PRNU Mojoranu, Kyai Ramlan Katib Syuriah PRNU Mojoranu, Agus Susilo Ketua PRNU Mojoranu, Sutikno Sekretaris PRNU Mojoranu dan jajaran PRNU Mojoranu serta puluhan hadirin.

Selain itu juga ada perwakilan dari Banom NU. Mulai dari Muslimat, Fatayat, GP Ansor, IPNU-IPPNU.
Agus Susilo Ketua PRNU Mojoranu dalam sambutannya mengatakan, mengatakan, terima kasih karena acara Lailatul Ijtimak malam itu banyak yang hadir.
“Sering saya katakan bahwa acara ini untuk silaturahmi dan juga sebagai wahana komunikasi antar Pengurus NU dan Banom sekaligus para aktifis NU,” terang Agus Susilo yang juga aktifis pertanian NU itu.

Agus Susilo yang juga pengurus Lembaga Pertanian MAjelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Dander itu menilai, semua komponen NU di Ranting NU Mojoranu sudah bergerak. Dia menceritakan, Muslimat dan Fatayat sudah ada kegiatan, IPNU-IPPNU sudah ada pergerakan begitu juga Ansor.
“Saya berharap kegiatan ini terus berkembang dan selalu diikuti oleh banyak peserta sebagai khitmat kita terhadap ulama dan juga NU lillahi ta’ala.” pungkas Agus Susilo.
Sementara itu, Kyai Mustakim pengasuh Mushola An-Nur dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada yang telah membantu. Selain itu dirinya juga meminta maaf jika ada yang kurang dalam penyambutan atau yang lainnya.
Acara selanjutnya adalah pembacaan sholawat bil qiyam yang dipimpin oleh Ustadz Mahrus Ali. Kemudian acara selanjutnya adalah pembacaan Rotibul Hadad yang dipimpin oleh Alham.
Pada acara itu juga dibacakan kitab Fatkhul Qorib yang kali ini pada Bab Istinja yang dibacakan oleh Miftakhus Sholihin Alumni Pondok Pesantren Sarang Rembang.
Sampai berita ini ditulis kegiatan masih berlangsung. Nampak puluhan hadirin mengikuti pembacaan kitab Fatkhul Qorib oleh Miftakhus Sholihin.













