Peringati HUT ke 7, STEBI Al-Rosyid Gelar Festival Ekonomi Syariah

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Islam (STEBI) Al-Rosyid hari ini, Minggu (15/12/2024) gelar Festival Ekonomi Syariah (Fesyar). Acara itu dilaksanakan di komplek Pondok Pesantren Al-Rosyid Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur.

Acara itu dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) STEBI Al-Rosyid yang ke 7. Dalam acara itu dihadiri oleh Endah Emiyarti SE MM, Ketua STEBI Al-Rosyid, KH. Shofiulloh Masyhur Pengasuh Pondok Pesantren Al-Rosyid, serta puluhan peserta.

Endah Emiyarti SE MM, Ketua STEBI Al-Rosyid dalam keterangannya mengatakan, kegiatan Fesyar yang dilaksanakan itu diantaranya juga bertujuan untuk mempromosikan STEBI Al-Rosyid.

“Karena selama ini (anggapan masyarakat.red) STEBI Al-Rosyid itu sifatnya inklusif hanya mengambil murid dari Al-Rosyid, padahal STEBI Al-Rosyid ini untuk masyarakat secara umum,” terang Bu Endah sapaan akrab dari Endah Emiyarti, SE MM.

Bu Endah menerangkan, kenapa kemudian syariah, karena penduduk Indonesia adalah mayoritas beragama Islam.

“Ini merupakan cara kami, untuk menghasilkan SDM-SDM yang memahami ekonomi syariah Islam,” terang Bu Endah.

Bu Endah juga menerangkan, pada Fesyar diisi dengan tiga lomba. Yakni lomba membuat bisnis plan, orasi ekonomi dan lomba cerdas cermat.

“Pesertanya dari SMA sederajat yang ada di Kabupaten Bojonegoro. Untuk lomba bisnis plan sudah dimulai dari satu minggu lalu dengan online,” terangnya.

Sementara itu, KH. Shofiulloh Masyhur Pengasuh Pondok Pesantren Al-Rosyid dalam keterangannya mengatakan, dengan dilaksanakan Fesyar dapat memunculkan ilmu ekonomi berbasis syariah Islam.

“Semoga dengan Fesyar yang dilaksanakan ini, anak-anak punya wawasan yang lebih luas yang tidak melulu pada bidang agama saja, tapi juga dengan ilmu ekonomi berbasis syariah Islam,” kata KH. Shofiulloh Masyhur yang juga Wakil Katib Syuriah PWNU Jatim itu.

Gus Muh sapaan akrab dari KH. Shofiulloh Masyhur menambahkan, kebutuhan serta sumber daya ekonomi Indonesia sangat luas meliputi banyak bidang.

“Sehingga dengan kegiatan ini akan menserasikan antara penduduk Indonesia yang mayoritas Islam dan akhirnya menggunakan model ekonomi berbasis Islam.” pungkas Gus Muh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *