Pencarian Hari ke-3, Korban Tenggelam di Warga Kanor Belum Ditemukan

Tim SAR gabungan dipimpin BPBD Bojonegoro melakukan penyisiran sungai Bengawan Solo mencari Taslam yang tenggelam

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Taslam (60) warga RT. 01, RW. 04 Desa/Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro dilaporkan terpeleset dan terbawa arus sungai Bengawan Solo Selasa (21/02025) kemarin sampai hari ini, Kamis (23/01/2025) belum ditemukan.

Pihak BPBD Bojonegoro dan Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian korban. Selain itu pencarian juga dilakukan oleh pemerintah desa setempat dan juga oleh Relawan Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Bojonegoro.

Laela Nor Ainy Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro dalam keterangannya mengatakan, korban belum ditemukan sampai hari ini, Kamis (23/01/2025) pukul 13.18 WIB.

Sementara itu drg Sofan Solikin sekretaris PC LPBINU Bojonegoro dalam keterangannya mengatakan, Relawan LPBINU yang ditugaskan mencari orang tenggelam di wilayah Bengawan Solo di kecamatan Kanor.

Relawan LPBINU Bojonegoro yang menyusuri Sungai Bengawan Solo mencari korban tenggelam

Menurut Dokter Sofan sapaan akrab dari drg. Sofan Solikin l, Ketua PC LPBINU Bojonegoro Drs Ahmad Multazam selalu menghimbau jajaran untuk bergerak iklas dan cepat tanggap.

“Alhamdulillah kita punya Relawan NU yang mau bergerak dengan rela dan tanpa mengeluh,” kata Dokter Sofan.

Menurut Dokter Sofan, Relawan LPBINU Bojonegoro sudah bergerak dari kemarin, Rabu (23/01/2025).

“Semoga gerakan para Relawan NU dan relawan lainnya termasuk dalam amal Sholeh. Aamiin.” pungkas Dokter Sofan.

Dari data yang didapatkan awak media jagatsembilan.com menyebutkan, pada Selasa (21/01/2025) sekitar pukul 15.00 WIB Taslam hendak mencari kayu bakar di tepian Bengawan Solo. Kemudian Taslam terpleset dan terbawa arus Bengawan Solo.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *