Mengenal Ahmad Khoiri Direktur Klinik MWC NU Ngasem

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Ahmad Khoiri SH, adalah seorang Direktur Klinik MWC NU Ngasem, sebuah klinik kesehatan yang baru berdiri dan di buka dengan soft opening pada 12 Januari kemarin. Dia dipercaya setelah berhasil melayani umat dengan dua unit ambulan MWC NU Ngasem secara gratis nol rupiah.

Ahmad Khoiri yang juga Kasi Pem ditemui dikantornya di Kelurahan Sumbang Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro menuturkan, alkhamdulillah diberikan kepercayaan oleh Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama MWCNU Ngasem sebagai Direktur Klinik MWC NU Ngasem.

“Semoga saya mampu menjalankan amanah ini dengan baik hingga membuat Nahdliyin bangga,” terang Lek Ri sapaan akrab dari Ahmad Khoiri.

“Sejak tahun 2001 saya sudah dipercaya oleh jajaran Pengurus MWCNU Ngasem untuk menjadi Direktur ambulan. Awalnya dulu operasional dari Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodakoh Nahdlatul Ulama (Lazisnu). Tapi dalam beberapa tahun ini saya berhasil mendapatkan 200 orang donatur yang rata-rata perbulan terkumpul uang 10 juta rupiah. Uang itulah yang saya gunakan untuk operasional dua ambulan MWCNU Ngasem secara gratis atau nol rupiah bagi yang membutuhkan,” cerita Lek Ri Pria asli Desa Bareng Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro yang lahir pada tahun 1978 itu .

Menurutnya ketika dirinya ditelpon oleh orang yang ingin mendapatkan layanan ambulan tidak pernah bisa menolaknya. Sering juga dalam melayani warga itu sampai luar Kabupaten Bojonegoro.

“Ambulan MWCNU Ngasem terus beroperasi untuk membantu warga yang membutuhkan. Seringnya seperti langganan yang gratis. Seperti untuk penyakit ginjal atau cuci darah itu kan biasanya seminggu sekali sampai akhirnya… (Lek Ri tidak melanjutkan cerita.red) Sudahlah mas, gak enak menyebutkan ini,” cerita Lek Ri yang nampak berkaca-kaca mengingat yang orang yang ia layani.

Lek Ri bersyukur bisa khitmat di Nahdlatul Ulama. Saat ini dirinya juga dipercaya menjaga Sekretaris MWCNU Ngasem. Secara kaderisasi dirinya juga pernah mengikuti organisasi Gerakan Pemuda Ansor.

“Secara kebutuhan dapur alkhamdulillah sudah aman. Karena saya PNS. Saya akan terus berusaha yang terbaik mengemban amanah sebagai Sekretaris MWCNU Ngasem dan sebagai Direktur Klinik MWC NU Ngasem secara penuh. Semoga semua tercatat sebagai yang ngurus NU hingga kelak saya mendapatkan predikat santrinya KH. Hasyim Asy’ari Pendiri Nahdlatul Ulama.” pungkasnya.

Sementara itu KH. Nailin Fauz Misbah Ketua MWCNU Ngasem diminta pendapatnya tentang Ahmad Khoiri mengatakan, Ahmad Khoiri orang baik, dengan niat baik berjuang bersama orang-orang baik untuk kebaikan orang banyak dan alhamdullilah hasilnya bermanfaat untuk umatnya kanjeng Nabi.

“Beliau kader militan Nahdlatul Ulama, menjadi penggerak organisasi, mengerahkan segala potensinya untuk melayani jamaah, menjadi ujung tombak, ujung tombok dan tidak mutung karena diolok-olok dan dipaido,” terang Gus Fauz sapaan akrab dari KH. Nailin Fauz Misbah.

Gus Fauz berharap, Semoga Ahmad Khoiri sehat selalu, ihlas dan istiqomah berjuang untuk jam’iyah dan jama’ah.

“Dan semoga muncul banyak kader-kader Nahdlatul ulama Ngasem yang keren seperti Lek Ri, berjuang tampa tapi untuk kejayaan NU,” harap Gus Fauz

Imam Muhlas mantan Ketua Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ngasem menuturkan Ahmad Khoiri adalah Pigur yang pengalaman dalam melayani umat.

“Terbukti berhasil melayani umat dengan ambulan MWCNU Ngasem dengan Nol rupiah,” terang Imam Muhlas.

Wirausaha muda itu juga meyakini, Ahmad Khoiri akan mampu menjalankan perannya sebagai Direktur Klinik MWC NU Ngasem secara sukses.

“Dengan pengalamannya, saya yakin Klinik MWC NU Ngasem akan sukses dibawah kepemimpinannya,” tambah Imam Muhlas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *