RS Muslimat NU Muna Anggita Dukung Semangat Kartini Lewat Lomba Masak dan Atraksi Api 

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Peringati Hari Kartini, sejumlah elemen masyarakat di Bojonegoro menyelenggarakan kegiatan inspiratif yang merefleksikan semangat emansipasi perempuan. Acara ini digelar pada Minggu, (21/04/2025), di Pendopo Kelurahan Karangpacar, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro, dan mendapat sambutan hangat dari warga.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara RS Muslimat NU Muna Anggita, Creative Economy Center (CEC), Yayasan Budal Makmur Merah Putih, Komunitas Alumni Unej (KAUJE), serta Kelurahan Karangpacar.

Acara dibuka dengan sambutan Wakil Bupati Bojonegoro, Ibu Nurul Azizah. Dalam lomba masak bergizi tersebut, peserta tidak dikenakan biaya pendaftaran dan bahkan mendapat subsidi bahan dari panitia. Para pemenang memperoleh piagam, plakat, trofi, serta uang pembinaan.

Menariknya, Tim Kelurahan Karangpacar dan Tim Babinsa bersama Babinkamtibmas turut memeriahkan acara dengan demo memasak.

Wakil Bupati Bojonegoro, Ibu Nurul Azizah, secara aktif meninjau hasil masakan peserta, membeli produk lokal di bazar, dan ikut serta dalam atraksi api.

Pengawas internal RS Muslimat NU Muna Anggita drg. Melly Utarini melakukan atraksi api

“Terus mengobarkan semangat Kartini sangat penting untuk terus dilaksanakan karena peran perempuan sangatlah besar, terutama dalam mendukung terwujudnya Bojonegoro Bahagia, Makmur dan Membanggakan,” tuturnya.

RS Muslimat NU Muna Anggita turut menunjukkan peran aktif dalam kegiatan ini sebagai bentuk komitmen terhadap penguatan peran perempuan dan kesehatan keluarga.

“Sebagai pengawas Internal RS Muslimat NU Muna Anggita, saya sangat mengapresiasi kegiatan yang memberdayakan perempuan dan mengedepankan kesehatan gizi keluarga. Ini sejalan dengan visi kami dalam mendukung masyarakat yang sehat dan berdaya,” ujar drg. Melly Utarini

Dalam acara itu beragam kegiatan dihadirkan, antara lain lomba kreasi makanan bergizi, atraksi memegang api, serta bazar produk lokal. Yang unik, atraksi memegang api terbuka bagi seluruh peserta dan pengunjung yang hadir.

“Kegiatan ini memiliki tantangan yang unik, karena harus mampu menciptakan kreasi makanan bergizi bernilai Rp 10.000,-,” ungkap Adib, Ketua CEC yang juga menjadi pelaku atraksi api.

Acara mendadak dipenuhi histeria mana kala Ibu wakil Bupati Bojonegoro dan Dokter Melly juga ikut dalam atraksi api.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *