Peringati May Day, Bupati Bojonegoro Harapkan Sinergi dan Suasana Harmonis Buruh Pengusaha

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja menyelenggarakan acara bertema “Merajut Kebersamaan untuk Peningkatan Kesejahteraan Pekerja dan Produktivitas Nasional”.

Kegiatan ini digelar pada Kamis, 1 Mei 2025, di Pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro dan dihadiri oleh berbagai elemen penting seperti perwakilan perusahaan, serikat pekerja, serta pemangku kepentingan lainnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Bojonegoro, Amir Syahid, menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan kalangan pekerja.

Selain itu, peringatan May Day diharapkan dapat menjadi momentum untuk menciptakan hubungan industrial yang kondusif, aman, serta mendukung keberlangsungan usaha dan ketenangan bekerja di wilayah Bojonegoro.

Dalam forum tersebut, Ketua Pimpinan Cabang Federasi Serikat Pekerja Rokok, Tembakau, dan Makanan (RTM) Kabupaten Bojonegoro, Anis Yuliati, menyampaikan sejumlah aspirasi yang menjadi perhatian para pekerja. Beberapa poin utama yang diusulkan antara lain:

1. Penolakan terhadap rencana kenaikan cukai rokok tahun 2026.

2. Penolakan terhadap penerapan Peraturan Daerah tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

3. Penolakan terhadap praktik Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

4. Permintaan pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau.

Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, menekankan pentingnya momentum Hari Buruh sebagai ajang untuk menghormati kontribusi para pekerja. Ia juga mendorong terciptanya sinergi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah dalam suasana yang harmonis.

“Pemerintah daerah akan terus mendorong kolaborasi yang erat antar pemangku kepentingan dalam menciptakan iklim kerja yang sehat dan produktif. Insya Allah, untuk urusan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dana bagi hasil cukai tembakau, aman,” tegas Bupati Setyo Wahono.

Lebih jauh, ia juga mengajak serikat pekerja untuk menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga kondusivitas dan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) tenaga kerja.

“Saya berharap Hari Buruh tahun ini dapat dirayakan dengan tertib, aman, dan penuh semangat kekeluargaan,” pungkasnya.

Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Bojonegoro, pimpinan DPRD, jajaran Forkopimda, para asisten, kepala OPD, Ketua SPSI, perwakilan asosiasi pengusaha dan serikat pekerja, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bojonegoro, kalangan akademisi, serta organisasi kepemudaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *