Peduli Lingkungan, Lazisnu Kepohbaru Bagikan Bibit Tanaman Kepada Ranting Tempat Rutinan

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) MWCNU Kepohbaru membagikan bibit tanaman kepada Lazisnu Ranting tempat pertemuan rutin. Pemberian bibit tanaman ini dilakukan bertepatan dengan kegiatan rutinan yang digelar di salah satu masjid di Dusun Pejok, Desa Pejok, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Minggu (27/07/2025).

Acara tersebut dihadiri oleh segenap pengurus Ranting NU Pejok beserta badan otonom (Banom), Rois Syuriah MWCNU Kepohbaru KH. Ghufron Ilham, Ketua Tanfidziyah MWCNU Kepohbaru K. Ahmad Zaenuri, MA., Pengurus Lazisnu MWCNU Kepohbaru, serta perwakilan dari 25 Lazisnu Ranting di wilayah Kecamatan Kepohbaru.

Ketua Lazisnu MWCNU Kepohbaru, Supriyanto, menyampaikan bahwa pembagian bibit tanaman ini merupakan implementasi dari salah satu pilar yang diamanatkan oleh Pengurus Besar (PB) Lazisnu.

“Ini termasuk melaksanakan pilar kelima yakni Pilar Hijau,” terang Supriyanto yang telah aktif di kegiatan NU sejak masa IPNU hingga Ansor.

Menurut Mas Pri, sapaan akrab Supriyanto, untuk kali ini bibit yang dibagikan adalah bibit tanaman pisang Cavendish. Ia menambahkan bahwa jenis bibit yang dibagikan bisa menyesuaikan kebutuhan ranting.

“Sebelum kegiatan, Pengurus Lazisnu MWCNU Kepohbaru akan komunikasi, bibit apa yang diminta. Bisa saja nanti klengkeng atau alpukat atau yang lain,” terang Mas Pri.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan rutinan ini bukan hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai sarana diskusi terkait problematika yang dihadapi masing-masing unit Lazisnu di tingkat ranting.

“Dengan berkumpul Lazisnu MWCNU Kepohbaru dan Lazisnu Ranting se-Kecamatan Kepohbaru, kita bisa saling berkomunikasi untuk memecahkan masalah. Sekaligus sebagai wahana untuk transparansi laporan keuangan,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, Lazisnu Kepohbaru berharap semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap lingkungan terus tumbuh di kalangan Nahdliyin, seiring dengan semakin besarnya peran Lazisnu dalam kehidupan sosial masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *