Fatayat NU Bojonegoro Asah Kader Lewat Pelatihan Digital Marketing, Siap Dongkrak Usaha Mikro Perempuan

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Pimpinan Cabang Fatayat NU Bojonegoro terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi kader perempuan. Melalui Pelatihan Digital Marketing yang digelar selama tiga hari, Selasa–Kamis (14–16 Oktober 2025), Fatayat NU Bojonegoro menggandeng Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro untuk membekali kader dengan kemampuan digital yang aplikatif dan kekinian.

Bertempat di Aula Dinas Perdagangan lantai 2, kegiatan ini diikuti oleh perwakilan bidang ekonomi PAC Fatayat NU se-Kabupaten Bojonegoro. Peserta diajak mengenal dunia pemasaran digital secara langsung, mulai dari strategi berjualan di marketplace (TikTok Shop dan Tokopedia), teknik foto dan video produk yang menarik, hingga penggunaan aplikasi kreatif untuk promosi online.

Dalam sambutannya, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menaruh harapan besar terhadap pelatihan ini.

“Kami ingin kegiatan ini tidak berhenti di ruang pelatihan saja. Harus ada peningkatan kompetensi dan penjualan nyata dari para peserta. Terapkan ilmu yang didapat untuk mengembangkan usaha masing-masing,” pesannya.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro, Retno Wulandari, juga menyampaikan dukungan penuh terhadap inisiatif Fatayat.

“Kolaborasi seperti ini penting untuk terus dijaga. Kami berharap usaha mikro yang dimiliki kader Fatayat bisa tumbuh menjadi usaha menengah bahkan besar,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PC Fatayat NU Bojonegoro, Rutin Winarsih, menegaskan bahwa pelatihan ini menjadi bagian dari strategi besar Fatayat dalam membangun kemandirian ekonomi kader.

“Kami ingin setiap PAC bahkan hingga ranting memiliki produk unggulan. Dari sinilah kemandirian ekonomi organisasi bisa tumbuh kuat dan berkelanjutan,” tegasnya.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi digital, Fatayat NU Bojonegoro terus menggerakkan kadernya untuk berdaya di tengah tantangan zaman, membuktikan bahwa perempuan bisa menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang tangguh dan kreatif.(Nurul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *