Warga Gondang Minta Sudetan Kali Pacal Jadi Solusi Permanen Atasi Banjir

Oplus_131072

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro, pada Selasa (21/10/2025) siang, kembali menyebabkan luapan air di sejumlah titik. Berdasarkan laporan dari PUSDALOPS – TRC BPBD Bojonegoro, air meluap dari aliran Kali Pacal hingga menggenangi jalan lingkungan di Desa Gondang, tepatnya di Dusun Gondang Lor Kali, RT 03, 02 RW 01, dan RT 06 RW 02.

 

Banjir tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB dengan ketinggian air mencapai 10 hingga 30 sentimeter dan memanjang sekitar satu kilometer. Meski air sempat meluap, laporan menyebutkan tidak ada rumah warga yang terdampak secara langsung dan saat ini kondisi air berangsur surut.

 

Petugas dari BPBD Bojonegoro bersama unsur Koramil, Polsek, dan Pemerintah Desa Gondang langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen serta pemantauan situasi.

 

Menanggapi kejadian tersebut, warga Desa Gondang Lor Kali kembali menyuarakan aspirasi agar Pemerintah Kabupaten Bojonegoro segera melakukan sudetan terhadap Kali Pacal sebagai solusi jangka panjang untuk mencegah banjir tahunan.

Aries Risanto, warga Desa Gondang, menegaskan bahwa normalisasi sungai yang dilakukan setiap tahun tidak efektif dan hanya menghabiskan biaya tanpa memberikan hasil yang signifikan.

“Selama Kali Pacal di Gondang ini tidak segera disudeti, ya banjir akan terus jadi langganan warga Desa Gondang Lor Kali tiap tahun. Warga kami yang terdiri dari 312 KK sangat berharap kepada Pemkab Bojonegoro agar dapat melakukan sudetan Kali Pacal agar tidak terjadi banjir bandang yang merusak segalanya di tahun-tahun mendatang,” ujar Kang Ries sapaan akrabnya.

Kang Ries menambahkan, sudetan merupakan satu-satunya solusi permanen yang bisa mencegah terulangnya banjir dan memberikan rasa aman bagi warga, terutama anak-anak.

“Normalisasi itu percuma, malah bisa bikin wilayah kami semakin tenggelam. Kami mohon kepada Bupati dan Wakil Bupati agar membantu mewujudkan harapan ini, supaya anak cucu kami bisa hidup nyaman dan tidak trauma setiap kali musim hujan tiba,” pungkas Kang Ries.

Laporan resmi BPBD Bojonegoro menyebutkan, hingga Selasa sore, situasi di Desa Gondang sudah terkendali dan aktivitas warga berangsur normal. Namun, masyarakat berharap agar kejadian serupa tidak lagi menjadi langganan di musim penghujan mendatang.(Amin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *