JagatSembilan.com | Bojonegoro – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat disertai angin kencang yang diperkirakan terjadi pada Jumat (26/12/2025) sore hari.
Berdasarkan pantauan Citra Radar Cuaca BMKG Stasiun Meteorologi (Stamet) Juanda pada pukul 15.34 WIB, terdeteksi pertumbuhan awan konvektif yang cukup signifikan di sebagian besar wilayah Kabupaten Bojonegoro.
Pergerakan sel awan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terpantau jelas pada radar cuaca, ditandai dengan warna kuning hingga merah, yang berpotensi disertai kilat atau petir serta angin kencang.
BPBD Bojonegoro menyebutkan, sejumlah wilayah diprediksi menjadi daerah terdampak utama cuaca ekstrem tersebut. Untuk wilayah Bojonegoro bagian barat dan selatan, potensi hujan lebat meliputi Kecamatan Ngraho, Margomulyo, Padangan, Kasiman, Kedewan, Ngasem, dan Gondang.
Sementara di wilayah timur, hujan berintensitas sedang hingga lebat diperkirakan terjadi di Kecamatan Baureno, Kepohbaru, Sugihwaras, Balen, dan sekitarnya.
Selain itu, wilayah tengah Kabupaten Bojonegoro, termasuk Kecamatan Dander, juga terpantau mengalami peningkatan intensitas awan hujan secara cepat yang berpotensi menimbulkan dampak cuaca ekstrem.
Menyikapi kondisi tersebut, BPBD Kabupaten Bojonegoro mengeluarkan sejumlah imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada dan mengutamakan keselamatan. Pengendara diimbau berhati-hati saat berada di jalan dan menghindari berteduh di bawah pohon besar, baliho, maupun tiang listrik yang berisiko roboh akibat terpaan angin kencang.
Masyarakat juga diminta untuk mengamankan lingkungan sekitar rumah dengan memastikan saluran air tidak tersumbat sampah guna mencegah terjadinya genangan atau banjir luapan. Selain itu, warga diimbau mematikan dan mencabut perangkat elektronik dari sumber listrik apabila terjadi petir dengan intensitas tinggi.
BPBD Bojonegoro juga mengingatkan masyarakat agar selalu memantau informasi cuaca melalui kanal resmi BPBD atau BMKG serta tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya atau hoaks.
Saat ini, BPBD Bojonegoro terus melakukan pemantauan kondisi cuaca melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) yang disiagakan di berbagai titik rawan bencana. Apabila terjadi kondisi darurat atau bencana, masyarakat dapat segera menghubungi Call Center BPBD Kabupaten Bojonegoro di nomor 0811-3356-444.
BPBD berharap dengan kewaspadaan dan kesiapsiagaan bersama, potensi dampak cuaca ekstrem dapat diminimalkan demi keselamatan masyarakat Bojonegoro.













