JagatSembilan.com | Bojonegoro — Ribuan pecinta sholawat memadati halaman Pondok Pesantren Nurul Haromain, Desa Ngablak, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, dalam kegiatan Sholawat Bareng Gandrung Nabi yang digelar Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Ngablak bersama Badan Otonom (Banom) NU, Senin malam (19/1/2026). Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) NU ke-103.
Guna memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib, Banser Satkoryon Dander turut diterjunkan untuk membantu pengamanan. Sebanyak 28 personel Banser terlibat aktif dalam berbagai tugas pengamanan sejak awal hingga akhir acara.
Adapun bentuk pengamanan yang dilakukan meliputi pengarahan jamaah menuju lokasi kegiatan, penertiban jamaah, pengamanan area acara, serta pengawalan para masyayikh dan tamu undangan menuju lokasi sholawat.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah tokoh ulama dan pejabat setempat, di antaranya Kyai Zaman Assekhal selaku pimpinan Gandrung Nabi dari Grobogan Jawa Tengah beserta tim, KH. Sochib Soim Pengasuh Ponpes Nurul Falah, KH. Badrus Sholeh Pengasuh Ponpes Nurul Haromain, Gus H. Moh. Kamaludin Ketua LDNU PCNU Bojonegoro.
Nampak hadir juga ada K. Muzaini Qohar Rois Syuriah MWCNU Dander, K. Suprihadi Ketua MWCNU Dander beserta jajaran lembaga, K. Badrut Tamam Ketua Ranting NU Ngablak, Susianto Kepala Desa Ngablak, serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat.
Kasatkoryon Banser Dander, Fatkhul Ulum, menyampaikan bahwa keterlibatan Banser dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Banser untuk menjaga kegiatan keagamaan NU agar berlangsung dengan aman dan khidmat.
“Pengamanan ini merupakan bentuk khidmah Banser kepada jam’iyyah NU dan masyarakat. Kami berupaya semaksimal mungkin agar seluruh rangkaian sholawat berjalan lancar, tertib, dan memberikan rasa aman bagi jamaah maupun para kiai,” ujar Fatkhul Ulum.
Ia juga mengapresiasi kerja sama yang baik antara Banser, panitia, aparat keamanan, serta masyarakat setempat sehingga acara dapat berlangsung tanpa kendala berarti.
“Alhamdulillah, dengan sinergi semua pihak, kegiatan Sholawat Bareng Gandrung Nabi ini berjalan aman, tertib, dan penuh kekhusyukan. Semoga membawa keberkahan bagi NU, Banom, dan seluruh warga,” tambahnya.
Sholawat Bareng Gandrung Nabi tersebut menjadi momentum kebersamaan warga NU sekaligus penguatan spiritual dalam rangka Harlah NU ke-103, yang disambut antusias oleh ribuan jamaah dari berbagai wilayah di Kecamatan Dander dan sekitarnya.













