Berlangsung Khidmat, Ngaji Himma Jatim IV Sukses Digelar di Bojonegoro

JagatSembilan.com | Bojonegoro — Kegiatan Ngaji Himma Jawa Timur IV sukses digelar di Kabupaten Bojonegoro dan berlangsung khidmat serta tertib sesuai dengan susunan acara yang telah ditetapkan. Kegiatan ini diikuti sekitar 1.500 peserta yang datang dari berbagai kabupaten dan kota se-Jawa Timur.

Acara diawali dengan sesi pertama, yakni Ijazahan Kitab Dalā’il al-Khairāt yang diasuh langsung oleh Syaikhina KH Abdullah Ubab Maimoen. Suasana majelis berlangsung penuh kekhusyukan, mencerminkan kuatnya tradisi keilmuan dan spiritualitas yang menjadi ciri khas Himma.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Halaqah Ilmiyah yang menghadirkan dua narasumber, yaitu Syaikhina KH Ahmad Wafie Maimoen dan Syaikhina KH Abdurrouf Maimoen. Halaqah tersebut mengangkat tema “Cara Mengekang Hawa Nafsu”, dengan salah satu poin penting yang disampaikan adalah menjelekkan diri sendiri sebagai bentuk latihan kerendahan hati dan upaya mengendalikan ego. Sesi ini dimoderatori oleh Dr. H. M. Ridlwan Hambali, alumni Pondok Pesantren Sarang sekaligus dosen di salah satu perguruan tinggi swasta di Bojonegoro.

Memasuki sesi kedua, acara dilanjutkan dengan Ngaji Kitab Nushūshul Akhyār dan Ijazahan yang diasuh langsung oleh Syaikhina Muhammad Najih Maimoen. Sebelumnya, rangkaian sesi ini diawali dengan pembacaan sholawat bil qiyam, dilanjutkan pembacaan Yasin Fadilah yang dipimpin oleh cucu almaghfurlah KH Maimoen Zubair, yakni KH Rosyid Abdullah Ubab. Para peserta mengikuti rangkaian ngaji dengan penuh antusias dan adab, menegaskan komitmen Himma dalam menjaga sanad keilmuan pesantren.

Di akhir rangkaian sesi pertama, juga dilaksanakan pengukuhan kepengurusan Himma Jawa Timur serta Koordinator Daerah kabupaten/kota se-Jawa Timur. Prosesi pengukuhan dipimpin langsung oleh KH Abdurrouf Maimoen. Dalam struktur kepengurusan tersebut, KH Ahmad Mizan Basyari, Pengasuh Pondok Pesantren Subulul Huda Kembang Sawit, Madiun, ditetapkan sebagai Ketua Himma Jawa Timur.

Kegiatan Ngaji Himma Jatim IV ditutup dengan doa penuh barokah, kemudian dilanjutkan dengan mushafahah para peserta kepada para masyayikh. Dalam pernyataan penutup, pemandu acara menyampaikan bahwa Himma Bojonegoro selaku tuan rumah mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh peserta dan tamu undangan, serta memohon maaf apabila dalam pelayanan dan penyambutan terdapat hal-hal yang kurang berkenan.

Panitia berharap, silaturahmi dan majelis ilmu ini dapat berlanjut dan seluruh jamaah dapat kembali dipertemukan dalam Ngaji Himma Jawa Timur V, yang Insya Allah akan diselenggarakan di Madiun pada agenda mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *