JagatSembilan.com | Bojonegoro – Konferensi Anak Cabang (Konferancab) ke-XVI Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU dan IPPNU Kecamatan Balen resmi menetapkan kepemimpinan baru untuk masa khidmat 2026–2028. Kegiatan yang digelar pada Sabtu–Ahad, 24–25 Januari 2026 di Madrasah Aliyah Islamiyah Balen, Kabupaten Bojonegoro, berlangsung khidmat, demokratis, dan penuh semangat kaderisasi.
Melalui mekanisme sidang pleno Konferancab, terpilih Rekan M. Zaka Al Farisi dari Ranting Sarirejo sebagai Ketua PAC IPNU Balen, serta Rekanita Pepbelia Veronyca dari Ranting Sobontoro sebagai Ketua PAC IPPNU Balen masa khidmat 2026–2028.
Konferancab XVI mengusung tema “Rise of New Generation: Pemimpin Masa Depan Unggul” yang menegaskan pentingnya regenerasi kepemimpinan pelajar NU yang berkarakter, visioner, dan adaptif terhadap tantangan zaman.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Syubbanul Wathon, serta Mars IPNU–IPPNU. Dilanjutkan dengan laporan pertanggungjawaban pengurus demisioner, pembahasan program kerja melalui sidang-sidang komisi, hingga pemilihan ketua PAC secara musyawarah mufakat.
Dalam sambutannya, perwakilan PC IPNU–IPPNU Bojonegoro menyampaikan harapan agar kepemimpinan baru mampu membawa IPNU–IPPNU Balen semakin progresif dalam pengembangan kapasitas kader.
“IPNU–IPPNU harus menjadi ruang tumbuhnya pelajar NU yang unggul secara intelektual, spiritual, dan sosial,” ujarnya.
Ketua PAC IPNU Balen terpilih, Rekan M. Zaka Al Farisi, menyampaikan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat ranting.
“Kami akan fokus pada kaderisasi yang sistematis, peningkatan kualitas pelajar NU, serta penguatan peran IPNU–IPPNU di tengah masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua PAC IPPNU Balen terpilih, Rekanita Pepbelia Veronyca, menekankan pentingnya sinergi antar-ranting dan kolaborasi lintas sektor.
“IPPNU harus menjadi ruang aman dan produktif bagi pelajar putri NU untuk tumbuh, berkarya, dan memimpin,” ungkapnya.
Konferancab XVI ditutup dengan doa bersama serta peneguhan komitmen seluruh peserta untuk terus menjaga nilai-nilai keislaman, ke-NU-an, dan ke-Indonesiaan dalam setiap gerak langkah organisasi.













