JagatSembilan.com | Bojonegoro — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bojonegoro menggelar rapat koordinasi (rakor) pemberangkatan rombongan menuju Malang dalam rangka peringatan satu abad atau 100 tahun Milad NU. Rapat tersebut dilaksanakan di Aula PCNU Bojonegoro lantai dua, Selasa (27/01/2026).
Rakor ini dihadiri jajaran Syuriah dan Tanfidziyah PCNU Bojonegoro, pengurus lembaga di bawah naungan PCNU, perwakilan Banom tingkat Cabang, serta perwakilan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se-Kabupaten Bojonegoro. Pertemuan tersebut membahas teknis dan konsolidasi keberangkatan ribuan warga Nahdliyin dari Bojonegoro.
Ketua Panitia Pemberangkatan PCNU Bojonegoro, H.M. Hasan Bisri, menyampaikan bahwa kuota awal peserta yang diberikan kepada Bojonegoro sebanyak 1.000 orang. Namun antusiasme warga NU jauh melampaui kuota tersebut.
“Kuota yang diberikan kepada Bojonegoro adalah seribu peserta, tetapi sampai hari ini yang sudah terdata mencapai 1.735 peserta,” ungkapnya.
Menurut Hasan Bisri, jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena masih terdapat 13 MWCNU di tingkat kecamatan yang belum mengisi daftar peserta.
“Masih ada tiga belas MWC yang belum mengisi daftar. Kemungkinan jumlah peserta dari Bojonegoro bisa mencapai dua ribu hingga dua ribu lima ratus orang,” jelasnya.
Rakor digelar sebagai langkah konsolidasi agar seluruh peserta dapat diberangkatkan secara tertib, aman, dan terkoordinasi. Rombongan direncanakan berangkat secara bersama-sama pada 7 Februari 2026.
Adapun puncak peringatan satu abad NU akan berlangsung selama dua hari, yakni 7–8 Februari 2026, bertempat di Stadion Gajayana, Kota Malang. Peserta dari seluruh Indonesia. Sementara dari berasal dari seluruh MWCNU se-Bojonegoro, ketua rombongan masing-masing kecamatan, serta perwakilan badan otonom dan lembaga NU.













