PUSKAB Bojonegoro Gelar Pelatihan Pembuatan Video Promosi Berbasis Artificial Intelligence

Pelatihan pembuatan video promosi berbasis AI oleh PUSKAB Bojonegoro untuk UMKM
Suasana pelatihan pembuatan video promosi produk berbasis Artificial Intelligence yang digelar PUSKAB Bojonegoro di Aula Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro.

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Video menjadi salah satu media pemasaran paling efektif bagi pelaku usaha. Namun, keterbatasan talent dan biaya produksi kerap menjadi kendala, terutama bagi pelaku usaha kecil. Menjawab tantangan tersebut, Pusat Kreativitas Bojonegoro (PUSKAB) menggelar pelatihan pembuatan video promosi produk berbasis Artificial Intelligence (AI). Jumat (06/02/2026).

Pelatihan ini merupakan upaya sinkronisasi antara kebutuhan pelaku usaha dengan perkembangan teknologi AI yang kini semakin mudah diakses masyarakat, termasuk melalui aplikasi gratis yang tersedia di Play Store.

Pengawas PUSKAB, drg. Sofan Solikin, CHt, C.MH, CI, menegaskan bahwa kehadiran PUSKAB harus mampu memberi solusi yang adaptif dan implementatif bagi pelaku usaha kecil. Menurutnya, teknologi AI dapat dimanfaatkan secara positif untuk meningkatkan daya saing produk lokal.

Sejalan dengan itu, Ketua PUSKAB Adib Nurdiyanto, M.Pd melakukan eksplorasi sejumlah aplikasi pembuatan video berbasis AI yang dapat digunakan secara gratis. Dari aplikasi tersebut, Adib berhasil membuat berbagai konten video promosi, bahkan hingga film kartun. Berbekal pengalaman tersebut, PUSKAB kemudian menginisiasi pelatihan pembuatan video promosi produk berbasis AI bagi pelaku usaha kecil se-Kabupaten Bojonegoro.

Pelatihan ini diikuti oleh 58 peserta dan bertempat di Aula Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Bojonegoro serta perwakilan dari Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Bojonegoro.

Pelatihan ini dinilai sangat aplikatif karena peserta hanya membutuhkan foto produk dan smartphone. Aplikasi yang digunakan pun berukuran ringan, sekitar 20 MB, sehingga mudah diakses oleh siapa pun.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Bojonegoro, Mahmudi, S.Sos, MM, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah percepatan yang dilakukan komunitas untuk membantu anggotanya, khususnya dalam pembuatan video promosi produk yang berpotensi meningkatkan penjualan.

Mahmudi juga meninjau langsung hasil video karya peserta. Salah satunya milik Hafidiah Ulumi Asmah, produsen egg roll, yang mengaku sangat terbantu dengan pelatihan tersebut.

“Pelatihan ini sangat membantu kami yang gaptek, supaya bisa membuat media promosi yang menarik tanpa harus mengeluarkan biaya,” ujarnya.

Kegiatan pelatihan diawali dengan komitmen bersama untuk tidak menyalahgunakan teknologi AI untuk hal-hal negatif, dan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan tamu undangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *