JagatSembilan.com | Bojonegoro – Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Rajekwesi Bojonegoro menggelar kegiatan sosial bertajuk “Santunan Anak Yatim Piatu & Buka Bersama” yang bertempat di Auditorium kampus setempat, Kamis (05/03/2026).
Acara yang diikuti oleh seluruh civitas akademika dan mahasiswa ini mengusung tema “Mengharmonikan langkah dalam keberkahan Ramadhan”. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menjadi wujud nyata kepedulian sosial kampus terhadap masyarakat sekitar.
Dalam sambutannya, Ketua STIKes Rajekwesi Bojonegoro, Evita Muslima Isnanda P, S.Kep., Ns., M.Kep., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembentukan karakter insan kesehatan yang berjiwa sosial.
“Kegiatan santunan dan buka bersama ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan manifestasi nyata dari visi kami untuk membentuk insan kesehatan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki empati sosial yang tinggi,” ujar Evita.
Ia juga menambahkan, “Sesuai dengan tema kami, kami ingin mengajak seluruh civitas akademika untuk menyelaraskan niat dan tindakan. Kita bergerak bersama dalam harmoni untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya kepada adik-adik yatim piatu yang hadir hari ini.”
Acara yang dimulai pukul 14.00 WIB ini juga diisi dengan tausiyah agama yang disampaikan oleh Ust. Abu Sujak. Dalam ceramahnya, beliau menekankan pentingnya menjaga keikhlasan dalam berbagi agar langkah yang diambil benar-benar mendatangkan keberkahan, sejalan dengan semangat yang diusung oleh kampus.
Puncak acara ditandai dengan penyerahan santunan secara simbolis kepada anak-anak yatim piatu. Momen tersebut berlangsung khidmat dan penuh kehangatan saat para pimpinan kampus dan mahasiswa berinteraksi langsung dengan para penerima manfaat.
Kegiatan diakhiri dengan doa bersama dan buka puasa bersama seluruh keluarga besar STIKes Rajekwesi Bojonegoro. Melalui momentum ini, diharapkan semangat kebersamaan dan kepedulian tetap terjaga kuat, tidak hanya selama bulan Ramadhan, tetapi juga dalam setiap langkah pengabdian masyarakat di masa mendatang













