Kolaborasi 18 Organisasi di Bojonegoro Gelar Aksi Eco Ramadhan, Bagikan Takjil Ramah Lingkungan dan Bibit Pohon

Relawan membagikan bibit pohon dan takjil ramah lingkungan dalam aksi Eco Ramadhan di Bojonegoro
Sejumlah relawan dari berbagai organisasi membagikan bibit pohon dan takjil ramah lingkungan kepada masyarakat dalam aksi Eco Ramadhan di Bojonegoro, Jumat (13/3/2026).

JagatSembilan.com | Bojonegoro — Kepedulian terhadap lingkungan menjadi perhatian sejumlah organisasi di Kabupaten Bojonegoro selama bulan suci Ramadan. Sebanyak 18 organisasi lintas sektor berkolaborasi menggelar aksi Eco Ramadhan dengan kegiatan pembagian eco-takjil dan sedekah pohon kepada masyarakat, Jumat (13/03/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 16.00 WIB hingga menjelang waktu berbuka puasa tersebut melibatkan lebih dari 50 relawan. Mereka membagikan ratusan paket takjil ramah lingkungan sekaligus ratusan bibit pohon peneduh dan pohon buah kepada warga.

Edukasi Pengurangan Sampah Ramadan

Aksi ini digelar sebagai respons terhadap meningkatnya volume sampah selama bulan Ramadan, baik sampah organik maupun plastik sekali pakai. Kebiasaan masyarakat membeli makanan berbuka dalam jumlah besar kerap memicu lonjakan limbah, terutama dari kemasan plastik yang sulit terurai.

Relawan lintas organisasi berfoto bersama dalam aksi Eco Ramadhan dan sedekah pohon di Bojonegoro
Relawan dari berbagai organisasi berfoto bersama usai menggelar aksi Eco Ramadhan dengan kegiatan sedekah pohon dan pembagian takjil ramah lingkungan di Bojonegoro.

Melalui konsep eco-takjil, para relawan berupaya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai sekaligus memberikan edukasi langsung kepada masyarakat mengenai pentingnya mengurangi sampah sejak dari sumbernya.

Selain membagikan makanan berbuka, para relawan juga mengajak masyarakat untuk mulai membiasakan pola konsumsi yang lebih ramah lingkungan.

Libatkan Berbagai Elemen Masyarakat

Gerakan ini merupakan kolaborasi berbagai elemen masyarakat, mulai dari lembaga nirlaba, komunitas, akademisi, media, badan usaha hingga instansi pemerintah.

Sejumlah pihak yang terlibat di antaranya IDFoS Indonesia, LAKPESDAM NU Bojonegoro, LAZ Nurul Hayat Bojonegoro, ALAS Institute, LAZISNU Bojonegoro, ADEMOS Indonesia, PC PMII Bojonegoro, PK PMII Unigoro, Giri Foundation, JagatSembilan.com, Suaradesa.co, LPPM Unigoro, Lima2B, Radio BASS FM 96.6, Perhutani Bojonegoro, Cabang Dinas Kehutanan Bojonegoro, Perum Jasa Tirta I, serta PT ADS BUMD Bojonegoro.

Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa isu lingkungan menjadi tanggung jawab bersama yang memerlukan aksi nyata dari berbagai pihak.

Sedekah Pohon sebagai Investasi Lingkungan

Koordinator kegiatan, Rizal Zubad, yang juga perwakilan IDFoS Indonesia sekaligus Ketua LAKPESDAM PCNU Bojonegoro, mengatakan bahwa aksi ini menjadi bagian dari upaya mengubah kebiasaan konsumsi yang kurang ramah lingkungan.

Menurutnya, Ramadan tidak hanya menjadi momentum menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan diri dari perilaku yang merusak lingkungan.

“Melalui kampanye ini kami mengajak masyarakat untuk mulai mengurangi sampah plastik, menanam dan merawat pohon, serta menyadari pentingnya menjaga lingkungan bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Rizal menambahkan, sedekah pohon yang dilakukan dalam kegiatan ini diharapkan menjadi bentuk investasi lingkungan jangka panjang.

“Harapannya, pohon yang ditanam dapat menjadi sedekah jariyah oksigen yang manfaatnya terus mengalir selama pohon tersebut tumbuh dan dirawat,” tambahnya.

Bagian dari Gerakan GELAR #10

Kegiatan Eco Ramadhan ini merupakan bagian dari rangkaian Gerakan Lestari Alam Raya (GELAR) ke-10. Selain aksi di Bojonegoro, rangkaian kegiatan juga mencakup Aksi Kampung Konservasi di Desa Deling serta kegiatan Eco Ramadhan serupa yang dilaksanakan di Kabupaten Tuban.

Melalui gerakan ini, para penggagas berharap kesadaran masyarakat terhadap pelestarian lingkungan semakin meningkat dan menjadi bagian dari praktik ibadah sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *