JagatSembilan.com | Bojonegoro – Sebanyak 1.746 Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Bojonegoro dipastikan tetap berangkat pada awal Mei 2026. Keberangkatan jamaah haji tersebut tidak terdampak situasi geopolitik yang tengah berkembang dan tetap sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bojonegoro, Abdulloh Hafidz, Kamis (26/03/2026).
“Seluruh jamaah ini akan diberangkatkan secara serentak pada tanggal 1 dan 2 Mei besok,” ujar Abdulloh Hafidz.
Ia menjelaskan, sebanyak 1.746 CJH Bojonegoro tersebut akan diberangkatkan dalam enam kelompok terbang (kloter), yakni kloter 37, 38, 39, 40, 41, dan 42. Seluruh tahapan proses pemberangkatan, menurutnya, juga telah dipersiapkan dengan baik.
Selain itu, terkait transportasi pemberangkatan, hingga saat ini belum terdapat kendala maupun gangguan terhadap persiapan keberangkatan jamaah haji Bojonegoro.
Ia juga memastikan bahwa penerbangan menuju Arab Saudi masih tersedia dan tidak terdampak oleh situasi geopolitik yang tengah berkembang saat ini.
“Hingga kini tidak ada perubahan jadwal, semua tetap pada jadwal yang telah ditentukan, mudah-mudahan sampai hari pelaksanaan pemberangkatan nanti, seluruh Jamaah Haji tetap aman,” tandasnya.
Sementara itu Mohammad Bahrudin Pengurus KBIHU Al Amanah menyampaikan, pada dasarnya patuh pada regulasi pemerintah. Ia menegaskan, urusan situasi geopolitik di Timur Tengah, tentunya sudah dipertimbangkan dengan baik oleh pemerintah.
“Kami tinggal menyiapkan apa yang menjadi tupoksi kami, yaitu pembimbing dan mendampingi jamaah sampai ke Tanah suci. Apapun keputusan pemerintah kami siap sesuai rencana awal. Tidak ada perubahan.” pungkas Gus Udin sapaan akrab Mohammad Bahrudin.













