PNM Bojonegoro Gelar PKU Akbar 2026, Dorong UMKM Naik Kelas dan Go Digital

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Bojonegoro menggelar kegiatan PKU (Pengembangan Kapasitas Usaha) Akbar 2026 di Gedung BMTNU Ngasem, Selasa (14/04/2026). Kegiatan ini menjadi upaya konkret dalam mendorong pelaku UMKM agar semakin berdaya saing, terutama dalam aspek legalitas, kualitas produk, hingga digitalisasi usaha.

Acara tersebut mengambil tema “UMKM Go To Digital, Bojonegoro Makmur, Membanggakan”, diikuti sebanyak 260 peserta yang merupakan perwakilan dari 26 unit binaan PNM se-Kabupaten Bojonegoro. Meski jumlah peserta tahun ini lebih terbatas dibanding tahun-tahun sebelumnya yang bisa mencapai ribuan, kegiatan tetap berlangsung optimal dengan berbagai program penguatan kapasitas usaha.

Beragam rangkaian kegiatan digelar dalam PKU Akbar ini, di antaranya pameran produk (bazaar) sebagai wadah promosi produk unggulan nasabah Mekaar dan ULaMM, pelatihan literasi keuangan dan manajemen bisnis, serta sosialisasi legalitas usaha melalui pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB).

Selain itu, peserta juga mengikuti sharing session dan pelatihan praktis seperti pengemasan makanan, pembuatan iklan produk berbasis digital, hingga pelatihan kerajinan penganyaman tas sintetis. Kegiatan juga dilengkapi layanan cek kesehatan gratis bagi peserta.

Ketua Pusat Kreativitas Bojonegoro (PUSKAB), Adib Nurdiyanto, M.Pd, yang menjadi pemateri dalam sesi pembuatan NIB dan iklan produk berbasis AI, menyampaikan bahwa PKU Akbar merupakan agenda tahunan PNM.

“PKU Akbar ini memang rutin digelar setiap tahun. Dulu pesertanya bisa sampai seribuan, namun tahun ini sekitar 260 peserta karena adanya efisiensi. Meski begitu, seluruh peserta merupakan perwakilan dari 26 unit binaan PNM di Bojonegoro,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan diawali dengan pemaparan dari PNM pusat yang menekankan pentingnya peningkatan daya saing UMKM, baik dari sisi legalitas, mutu produk, hingga kemasan. Selain itu, juga ditampilkan produk-produk unggulan nasabah dalam mini bazaar sebagai sarana promosi langsung.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kepala Dinas Perindustrian Bojonegoro Mamudi dan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perdagangan.

Melalui kegiatan ini, PNM berharap para pelaku UMKM di Bojonegoro semakin siap menghadapi tantangan pasar, serta mampu memanfaatkan peluang digital untuk mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *