PPDI Bojonegoro Gelar Halal Bihalal dan Muskerda, Momentum Penguatan Organisasi dan Perjuangan Kesejahteraan Perangkat Desa

Pengurus PPDI Kabupaten Bojonegoro saat menggelar halal bihalal dan Muskerda 2026 di Bojonegoro
Suasana halal bihalal dan Muskerda PPDI Kabupaten Bojonegoro yang menjadi momentum penguatan organisasi dan konsolidasi perjuangan kesejahteraan perangkat desa.

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Bojonegoro menggelar kegiatan halal bihalal dan Musyawarah Kerja Daerah (Muskerda) sebagai momentum penguatan organisasi dan konsolidasi internal, Kamis (30/04/2026), di Baresta Kafe Desa Bangilan Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua PPDI Kabupaten Bojonegoro Rahmad Basuki, Wakil Ketua PPDI Kabupaten Bojonegoro Moch. Ali Yusuf Efendi, Sekretaris PPDI Kabupaten Bojonegoro Ahmad Dafid Pranoto, beserta pengurus harian, pengurus kabupaten, serta ketua dan sekretaris pengurus kecamatan se-Kabupaten Bojonegoro.

Acara yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan itu menjadi ajang mempererat silaturahmi pasca-Hari Raya Idulfitri sekaligus forum strategis untuk membahas arah gerak organisasi dalam memperjuangkan aspirasi perangkat desa dan kepala desa di Kabupaten Bojonegoro.

Ketua PPDI Kabupaten Bojonegoro, Rahmad Basuki, menegaskan bahwa halal bihalal dan Muskerda kali ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas organisasi di tengah berbagai tantangan yang dihadapi perangkat desa.

Menurutnya, kondisi kebijakan efisiensi anggaran nasional saat ini memberikan dampak langsung terhadap kondisi keuangan desa, termasuk pada penghasilan tetap dan tunjangan kepala desa maupun perangkat desa.

Rahmad mengungkapkan, di sejumlah desa, penyesuaian anggaran bahkan berdampak pada kemampuan pemerintah desa dalam memenuhi kebutuhan belanja pegawai selama satu tahun anggaran.

“Kegiatan ini menjadi momentum penguatan dan konsolidasi internal untuk bersama-sama memperjuangkan nasib perangkat desa dan kepala desa. Saat ini kita menghadapi dampak efisiensi nasional yang berimbas pada penghasilan tetap dan tunjangan. Bahkan ada sebagian desa yang kondisi keuangannya tidak cukup untuk menggaji kepala desa dan perangkat desa selama satu tahun penuh,” ujarnya.

Ia menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama, baik pemerintah daerah maupun para pemangku kebijakan, agar stabilitas pelayanan pemerintahan desa tetap terjaga dan kesejahteraan aparatur desa tidak terabaikan.

Rahmad berharap ada solusi konkret di tingkat daerah yang mampu menjawab persoalan tersebut, sehingga perangkat desa dapat tetap menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat secara maksimal tanpa dibayangi persoalan kesejahteraan.

Photo bersama Pengurus dan Anggota PPDI Kabupaten Bojonegoro pada acara Muskerda
Photo bersama Pengurus dan Anggota PPDI Kabupaten Bojonegoro pada acara Muskerda dan Halal Bihalal

Sementara itu, Wakil Ketua PPDI Kabupaten Bojonegoro Moch. Ali Yusuf Efendi menyampaikan bahwa Muskerda menjadi sarana penting untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan solidaritas antaranggota organisasi.

Menurutnya, forum tersebut tidak hanya membahas agenda kerja organisasi, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi untuk mempererat hubungan antarperangkat desa dari berbagai wilayah di Bojonegoro.

“Momentum Muskerda ini menjadi wahana untuk silaturahim dan juga membuat solid pengurus dan anggota PPDI Kabupaten Bojonegoro. Harapannya, dengan kegiatan ini semakin solid dan bisa menimbulkan efek baik di masyarakat,” katanya.

Dalam Muskerda tersebut, PPDI Kabupaten Bojonegoro juga membahas berbagai program kerja organisasi untuk jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang, termasuk strategi advokasi terhadap berbagai isu yang berkaitan dengan kesejahteraan perangkat desa, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan peran perangkat desa dalam pembangunan desa.

Dengan terselenggaranya halal bihalal dan Muskerda ini, PPDI Kabupaten Bojonegoro berharap seluruh pengurus dan anggota semakin kompak, solid, dan memiliki visi yang sama dalam memperjuangkan hak serta meningkatkan kesejahteraan perangkat desa di Kabupaten Bojonegoro.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *