Pemkab Bojonegoro Berangkatkan 1.741 Jamaah Haji ke Tanah Suci

Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro bersalaman dengan jamaah haji sebelum keberangkatan
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama Wakil Bupati Nurul Azizah menyapa dan bersalaman dengan jamaah haji saat prosesi pemberangkatan menuju Tanah Suci.

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro secara resmi memberangkatkan sebanyak 1.741 calon jamaah haji menuju Tanah Suci pada Jumat dini hari (01/05). Pemberangkatan yang terbagi dalam enam kelompok terbang (kloter) ini berlangsung khidmat dan penuh haru, diiringi doa dari keluarga yang turut mengantar.

Suasana haru mewarnai prosesi pelepasan yang dipimpin langsung oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama Wakil Bupati Nurul Azizah dan jajaran Forkopimda. Tangis bahagia keluarga berpadu dengan lantunan doa, mengiringi langkah para jamaah memulai perjalanan ibadah.

Sebanyak 1.741 calon jamaah haji tersebut terbagi dalam enam kloter, yakni kloter 37, 38, 39, 40, 41, dan 42. Keberangkatan ini menjadi momen yang dinantikan para jamaah dan keluarga yang mengiringi dengan harapan terbaik.

Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menegaskan bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang mendalam.

“Ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, namun perjalanan spiritual tentang keimanan dan ketaqwaan,” ungkap Setyo Wahono.

Mewakili Pemkab Bojonegoro, Bupati juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh calon jamaah haji. Ia berharap para jamaah dapat menjalankan ibadah dengan niat tulus, penuh keikhlasan, dan kesabaran.

“Selamat menunaikan ibadah haji. Luruskan niat karena Allah SWT, jalani dengan penuh keikhlasan, serta patuhi dan taati seluruh aturan selama di Tanah Suci,” pesannya.

Selain itu, Bupati menitipkan harapan kepada para petugas haji agar memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah. Ia menekankan pentingnya tanggung jawab, kesabaran, dan ketulusan dalam mendampingi jamaah selama menjalankan ibadah.

“Kami juga menitipkan kepada para petugas haji untuk bisa membina dan melayani dengan penuh tanggung jawab serta kesabaran, sehingga seluruh jamaah dapat melaksanakan ibadah dengan sempurna dan kembali ke Bojonegoro menjadi haji yang mabrur,” tambahnya.

Keberangkatan ini menjadi awal perjalanan spiritual para jamaah menuju Baitullah. Diharapkan seluruh jamaah diberikan kesehatan, kelancaran, dan kemudahan dalam menjalankan ibadah, hingga kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *