JagatSembilan.com | Bojonegoro – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bojonegoro mengikuti peresmian operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang digelar secara nasional, Sabtu (16/05/2026).
Di Kabupaten Bojonegoro, kegiatan tersebut dipusatkan di KDMP Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro.
Kegiatan itu dihadiri Ketua DPRD Bojonegoro Abdulloh Umar, Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi, Sekretaris Daerah Bojonegoro Edi Susanto, Asisten Daerah Bojonegoro Joko Lukito, perwakilan Kejaksaan Negeri Bojonegoro, Kepala Desa Ngampel Purwanto, serta tamu undangan lainnya.
85 KDMP di Bojonegoro Mulai Beroperasi
Kodim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto menyampaikan bahwa saat ini terdapat 85 titik KDMP di Bojonegoro yang telah siap beroperasi dari total rencana 396 titik.
“Pada hari ini kita melaksanakan operasionalisasi sebanyak 85 titik KDMP di Kabupaten Bojonegoro yang rencana akan dioperasionalkan di 396 titik,” ujarnya saat wawancara dengan awak media.
Ia memastikan seluruh titik yang mulai beroperasi tersebut dalam kondisi siap melayani masyarakat.
“Dari 85 titik tidak ada kendala, sudah siap operasional. Teman-teman yang akan berbelanja ke KDMP sudah bisa dilaksanakan,” katanya.
Menurutnya, kehadiran KDMP diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa, termasuk melalui pembagian sisa hasil usaha (SHU).
“Harapannya masyarakat bisa berbelanja ke KDMP dan hasil SHU itu sendiri nantinya kembali lagi ke masyarakat,” tambahnya.
Ketua DPRD: Harga Barang di KDMP Lebih Murah
Ketua DPRD Bojonegoro Abdulloh Umar mengatakan peresmian operasional KDMP dilakukan serentak secara nasional oleh Presiden Prabowo Subianto.
“Telah dilakukan peresmian KDMP oleh Presiden sebanyak 1.610 se-Indonesia. Di Bojonegoro ada 396 yang mulai proses terbangun dan hari ini yang sudah ready operasional sebanyak 85,” ujarnya.
Ia menilai program tersebut menjadi langkah positif dalam memperkuat ekonomi masyarakat tingkat bawah.
“Ini menjadi kebanggaan kita semuanya, khususnya masyarakat Kabupaten Bojonegoro. Kehadiran KDMP diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat di tingkat bawah,” katanya.
Umar juga menyebut harga barang di KDMP relatif lebih murah dibanding toko lainnya sehingga dinilai dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok.
“Tadi kita cek bersama bahwa barang-barang yang dijual di KDMP ini harganya lebih murah dari harga di toko-toko yang lain,” jelasnya.
Meski demikian, ia menegaskan keberadaan KDMP tidak akan mematikan usaha toko kelontong maupun UMKM di desa.
“KDMP ini juga tujuannya menjadi distributor bagi toko-toko kelontong yang ada di desa-desa,” pungkasnya.













