BLT DBHCHT Bojonegoro Cair Merata dan Pertama di Jatim, SPSI Sampaikan Apresiasi

Ketua PC FSP RTMM-SPSI Kabupaten Bojonegoro Anis Yuliati saat diwawancarai awak media terkait penyaluran BLT DBHCHT tahun 2026
Ketua PC FSP RTMM-SPSI Kabupaten Bojonegoro Anis Yuliati memberikan keterangan kepada media usai penyaluran BLT DBHCHT di PT Kareb Alam Sejahtera, Dander, Rabu (20/05/2026).

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT) tahun 2026 di Kabupaten Bojonegoro mendapat apresiasi dari Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Bojonegoro. Selain dinilai lebih merata, pencairan bantuan tahun ini juga disebut menjadi yang pertama di Jawa Timur.

Apresiasi tersebut disampaikan Ketua PC FSP RTMM-SPSI Kabupaten Bojonegoro, Anis Yuliati, usai menghadiri penyaluran BLT DBHCHT di PT Kareb Alam Sejahtera (KAS), Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (20/05/2026).

SPSI Nilai Penyaluran BLT DBHCHT Lebih Merata

Dalam keterangannya, Anis Yuliati menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, khususnya Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah dan Dinas Sosial Bojonegoro, karena penyaluran bantuan dinilai cepat dan menjangkau lebih banyak pekerja dibanding tahun sebelumnya.

“Tanggapan saya selaku perwakilan Serikat, saya berterima kasih sekali kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, terutama Bu Nurul dan Dinsos, karena pencairan BLT ini cepat. Walaupun nominalnya lebih banyak tahun kemarin, tetapi tahun ini Alhamdulillah semuanya dapat. Karena tahun kemarin itu ada ratusan yang memang tidak dapat; walaupun dapatnya Rp1.800.000, tapi tidak merata,” ujar Anis Yuliati.

Ia mengatakan, pada penyaluran tahun ini seluruh pekerja yang masuk dalam data penerima mendapatkan bantuan secara merata sebesar Rp875 ribu per orang.

“Kalau yang tahun ini, dapatnya merata Rp875.000, semuanya dapat, Alhamdulillah. Terima kasih,” lanjutnya.

Bojonegoro Disebut Jadi yang Pertama Cair di Jawa Timur

Anis juga menyoroti percepatan penyaluran BLT DBHCHT tahun ini. Menurutnya, Kabupaten Bojonegoro menjadi daerah pertama di Jawa Timur yang mencairkan bantuan tersebut, termasuk untuk penerima lintas wilayah.

“Dan satu-satunya kabupaten yang ada di Jawa Timur—baik BLT lintas wilayah maupun Kabupaten Bojonegoro—yang cair pertama kali, satu-satunya kabupaten yang cair pertama kali adalah Bojonegoro. Padahal pada tahun-tahun yang lalu, Bojonegoro itu selalu di akhir tahun. Tapi untuk tahun ini, Alhamdulillah kita di awal dari kabupaten lain,” katanya.

Menurut Anis, capaian tersebut menunjukkan adanya sinergi yang baik antara pemerintah daerah, perusahaan, dan serikat pekerja dalam memperjuangkan kesejahteraan buruh rokok di Bojonegoro.

Apresiasi untuk Pemkab Bojonegoro

Anis kembali menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro atas kolaborasi yang selama ini terjalin bersama pihak perusahaan dan serikat pekerja.

“Jadi, terima kasih sekali lagi kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang di sini diwakili oleh Ibu Nurul selaku Wakil Bupati juga. Terima kasih kepada Pak Bupati, terima kasih kepada Kepala Dinsos, karena kerja sama kami dari pihak perusahaan, Serikat, maupun pemerintah berjalan dengan baik. Terima kasih, tanggapannya luar biasa. Terima kasih sekali untuk Kabupaten Bojonegoro, maju terus!” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *