JagatSembilan.com | Bojonegoro – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Kabupaten Bojonegoro. Dua siswi SMA Negeri 1 Bubulan, Mahera Nur Fadhila dan Lailatul Aini Dwi Futriq, keduanya siswa kelas XI, berhasil meraih dua gelar juara pada ajang Wonderful Indonesia Robot Challenge (WIRC) yang digelar di Jatim Park, Kota Batu, pada 4–6 Juli 2026.
Dalam kompetisi yang diikuti sekitar 30 sekolah perwakilan dari berbagai daerah di Indonesia tersebut, keduanya sukses meraih Juara II kategori Robotic Maze Solving Senior dan Juara II kategori Robotic Soccer RC Basic Senior.
Keberhasilan tersebut diraih melalui persiapan yang sangat singkat. Mahera dan Lailatul hanya menjalani pembekalan sehari di SMK Muhammadiyah 5 Babat, kemudian mengikuti latihan intensif selama enam hari menjelang perlombaan. Selama proses persiapan, keduanya didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMA Negeri 1 Bubulan, Marmono, bersama pendamping Wahyu.
Mahera Nur Fadhila mengaku awalnya tidak menyangka akan mengikuti kompetisi robotik tingkat nasional. Menurutnya, kesempatan itu datang secara mendadak sehingga waktu persiapan sangat terbatas.
“Setelah minta izin orang tua dan mereka setuju, kami belajar selama enam hari. Karena pemberitahuannya mendadak dan kami juga banyak kegiatan sekolah, latihannya tidak sampai satu bulan, hanya beberapa hari. Saya tidak menyangka bisa bertemu banyak lawan dan akhirnya mendapatkan juara,” ungkap Mahera. Rabu (22/07/2026)
Ia mengatakan pengalaman tersebut menjadi yang pertama dalam hidupnya dan menjadi motivasi untuk meraih cita-cita.
“Harapan saya ingin melanjutkan ke perguruan tinggi negeri menggunakan sertifikat ini supaya bisa menjadi pramugari,” ujarnya.
Mahera juga berharap prestasi yang diraih mampu mengubah pandangan masyarakat terhadap sekolah-sekolah yang berada di wilayah pelosok.
“Meski sekolah kami berada di pelosok Bubulan, saya berharap prestasi siswa-siswanya bisa lebih terlihat. Jangan memandang sebelah mata sekolah di pelosok, karena kalau digali pasti banyak anak-anak yang berprestasi,” katanya.
Tak hanya itu, Mahera juga berharap mendapat dukungan apabila nantinya berkesempatan mengikuti kompetisi robotik tingkat internasional.
“Semoga saya bisa mengikuti kompetisi internasional dengan lancar dan ada dukungan pembiayaan dari pemerintah,” tuturnya.
Kepala SMA Negeri 1 Bubulan, Dziyaus Shobah, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa bangganya atas capaian kedua siswinya. Menurutnya, prestasi tersebut membuktikan bahwa sekolah yang berada di wilayah pinggiran mampu bersaing di tingkat nasional.
“Saya merasa bangga dengan prestasi peserta didik kami. SMA Negeri 1 Bubulan dikenal berada di kecamatan yang jauh dari perkotaan, tetapi kami mampu menunjukkan di tingkat nasional bahwa kami bisa bersaing dan menghasilkan juara-juara nasional,” ujarnya.
Ia menambahkan, sekolah akan mempersiapkan kedua siswi tersebut untuk menghadapi kompetisi robotik tingkat internasional di Malaysia.
“Insyaallah persiapan menuju Malaysia akan kami lakukan dengan maksimal. Semoga SMA Negeri 1 Bubulan juga bisa mengharumkan nama daerah di tingkat internasional,” katanya.
Apresiasi juga datang dari Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Sri Wahyuni, yang secara langsung memberikan dukungan kepada kedua siswi tersebut.
“Saya mengapresiasi murid SMA Negeri 1 Bubulan yang berhasil meraih juara dua tingkat nasional dalam dua kategori robotik. Walaupun sekolah ini berada jauh dari perkotaan, semangat para guru dan peserta didiknya luar biasa hingga mampu berprestasi di tingkat nasional,” ujar Sri Wahyuni.
Ia berharap langkah kedua siswi tersebut berlanjut hingga kompetisi internasional yang direncanakan berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, pada November mendatang.
“Mudah-mudahan nanti di Malaysia juga mampu meraih prestasi yang membanggakan. Semoga keberhasilan SMA Negeri 1 Bubulan ini menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk terus melahirkan prestasi,” pungkasnya.(Red)














