Konferancab IV Pagar Nusa Sekar, Purwanto Edi Saputro Terpilih sebagai Ketua PAC

Konferancab IV Pagar Nusa Kecamatan Sekar di Padepokan Singo Songo
Suasana Konferancab IV Pencak Silat NU Pagar Nusa Kecamatan Sekar di Padepokan Singo Songo, Desa Deling, Minggu (23/8/2026).

JagatSembilan.com | Bojonegoro — Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pagar Nusa Kecamatan Sekar menggelar Konferensi Anak Cabang (Konferancab) IV di Padepokan Singo Songo, Dusun Kumbul, Desa Deling, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, Minggu (23/8/2026).

Konferancab tersebut menjadi momentum konsolidasi sekaligus regenerasi kepemimpinan Pagar Nusa di tingkat kecamatan. Dalam forum tersebut, Purwanto Edi Saputro terpilih sebagai Ketua PAC Pagar Nusa Sekar.

Kegiatan dihadiri jajaran Pimpinan Wilayah (PW) Pagar Nusa Jawa Timur, Pimpinan Cabang (PC) Pagar Nusa Bojonegoro, serta unsur Nahdlatul Ulama dan badan otonom NU di Kecamatan Sekar.

Dari PW Pagar Nusa Jawa Timur hadir Mbah Suminto, M.Pd.I. Sementara dari PC Pagar Nusa Bojonegoro hadir Ketua PC Pagar Nusa Bojonegoro Bisri Choiron beserta jajaran pengurus, di antaranya Chabib Soraya dan Riyadi selaku bendahara.

Turut hadir Ketua MWCNU Sekar Pariyono, Ketua PAC Pagar Nusa Sekar Syarif Choiranto, serta perwakilan badan otonom NU, mulai Muslimat NU, GP Ansor, Fatayat NU hingga IPNU.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan kuatnya sinergi antara Pagar Nusa dengan struktur NU dan badan otonom dalam mendukung pembinaan generasi muda di Kecamatan Sekar.

Ketua PC Pagar Nusa Bojonegoro, Bisri Choiron, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Konferancab IV PAC Pagar Nusa Sekar. Menurutnya, konferensi tidak hanya menjadi forum untuk memilih kepemimpinan baru, tetapi juga momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi.

“Konferancab ini bukan hanya tentang memilih ketua, tetapi bagaimana kita bersama-sama menyusun langkah ke depan. Pagar Nusa harus terus menjadi wadah pembinaan generasi muda, menjaga tradisi pencak silat, sekaligus memperkuat nilai-nilai Aswaja dan ke-NU-an,” ujar Mbah Bisri sapaan akrabnya.

Mbah Bisri berharap kepengurusan baru PAC Pagar Nusa Sekar mampu merangkul seluruh kader dan membangun komunikasi yang baik dengan MWCNU maupun badan otonom NU lainnya.

“Kami berharap ketua terpilih bersama seluruh jajaran nantinya dapat merangkul semua unsur, menjaga kekompakan, dan mengembangkan Pagar Nusa Sekar dengan semangat khidmah. Prestasi pencak silat penting, tetapi membentuk kader yang berakhlak, disiplin, dan memiliki jiwa kebangsaan juga menjadi bagian yang tidak kalah penting,” imbuhnya.

Purwanto Edi Saputro Pimpin Pagar Nusa Sekar

Terpilihnya Purwanto Edi Saputro menjadi bagian dari proses regenerasi kepemimpinan di tubuh PAC Pagar Nusa Sekar. Kepengurusan baru diharapkan mampu melanjutkan program organisasi sekaligus meningkatkan pembinaan pencak silat di wilayah Kecamatan Sekar.

Pagar Nusa tidak hanya memiliki peran dalam pengembangan olahraga pencak silat, tetapi juga menjadi salah satu ruang pembinaan karakter bagi generasi muda.

Melalui latihan dan berbagai kegiatan organisasi, para kader diharapkan memiliki kedisiplinan, sportivitas, keberanian, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai akhlak dan persaudaraan.

Konferancab IV juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara Pagar Nusa dengan seluruh elemen masyarakat dan organisasi di Kecamatan Sekar.

Kehadiran MWCNU, Muslimat NU, GP Ansor, Fatayat NU dan IPNU dalam kegiatan tersebut memperlihatkan semangat kebersamaan dalam membangun pembinaan generasi muda di tingkat lokal.

Dengan kepemimpinan baru di bawah Purwanto Edi Saputro, PAC Pagar Nusa Sekar diharapkan semakin solid, aktif dalam pembinaan pesilat dan kader, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Konferancab IV pun menjadi titik awal bagi kepengurusan baru untuk melanjutkan perjalanan organisasi dengan semangat persaudaraan, prestasi, dan khidmah kepada masyarakat serta Nahdlatul Ulama.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *