JagatSembilan.com | Malang – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kanor, Kabupaten Bojonegoro, menggelar Musyawarah Kerja (Musker) ke-2 di Kota Wisata Batu, Malang, Minggu (30/8/2026).
Musker tersebut menjadi forum konsolidasi organisasi sekaligus momentum untuk menyelaraskan program kerja jamiyah dan badan otonom (banom) NU di tingkat Kecamatan Kanor.
Pelaksanaan Musker di luar daerah dipilih agar seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian pembahasan dalam suasana yang lebih fokus dan kondusif. Forum ini diikuti jajaran Syuriah dan Tanfidziyah MWCNU Kanor serta perwakilan pengurus ranting NU dari sejumlah desa di Kecamatan Kanor.
Kehadiran pimpinan badan otonom NU juga menjadi bagian penting dalam forum tersebut. Keterlibatan berbagai banom menunjukkan komitmen untuk memperkuat kolaborasi dalam menjalankan program organisasi di tengah kebutuhan dan tantangan umat yang semakin beragam.
Ketua Tanfidziyah MWCNU Kanor, Ach. Chamami, S.Pd.I., dalam sambutannya menekankan pentingnya membangun sinergi lintas badan otonom. Menurutnya, kolaborasi menjadi salah satu kunci agar program-program organisasi dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui Musker ke-2, masing-masing banom memaparkan evaluasi terhadap pelaksanaan program yang telah berjalan. Evaluasi tersebut kemudian menjadi bahan untuk menyusun program kerja berikutnya, termasuk program yang dapat dilaksanakan secara bersama-sama.
Sejumlah bidang menjadi perhatian dalam penyusunan program kolaboratif tersebut, di antaranya penguatan pendidikan, ekonomi umat, dakwah digital, serta bidang lain yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat.
Musker MWCNU Kanor diharapkan tidak berhenti pada forum evaluasi dan penyusunan program. Hasil musyawarah juga diharapkan menjadi pijakan bersama bagi jajaran pengurus dalam memperkuat konsolidasi organisasi serta meningkatkan kualitas khidmah NU di tengah masyarakat.
Dengan sinergi antara MWCNU, ranting, dan badan otonom, berbagai program diharapkan dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi warga Nahdlatul Ulama di Kecamatan Kanor.(Hr/Red)













