KB-TK Al Umariyah Jatirogo Gelar Parenting Islami, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah

Parenting Islami KB-TK Al Umariyah Jatirogo
Kegiatan parenting integratif berbasis keislaman KB-TK Al Umariyah Jatirogo bersama wali murid.

JagatSembilan.com | Tuban – KB-TK Al Umariyah Jatirogo, Kabupaten Tuban, menggelar kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus parenting dengan mengangkat tema “Pendidikan Parenting Integratif Berbasis Keislaman, Teladani Akhlak Nabi Bersama Orang Tua Hebat”, Kamis (3/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah tersebut diikuti sekitar 250 wali murid serta seluruh ustadzah KB-TK Al Umariyah Jatirogo. Acara berlangsung khidmat sekaligus penuh antusiasme sebagai bagian dari upaya sekolah memperkuat pendidikan karakter dan nilai-nilai religius pada anak.

Parenting integratif berbasis keislaman merupakan pendekatan pengasuhan yang memadukan nilai-nilai agama, psikologi perkembangan anak, serta keterlibatan aktif orang tua dalam proses pendidikan. Pendekatan tersebut menempatkan keteladanan akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai salah satu pijakan penting dalam membentuk karakter anak.

Dalam kegiatan tersebut, para wali murid mendapatkan materi dari Dr. Farida Isroani, S.Pd.I., M.Pd. yang dikenal sebagai dosen, praktisi, peneliti, penulis buku, sekaligus pemerhati isu anak, gender, dan inklusi.

Dalam sambutannya, pengurus Yayasan KB-TK Al Umariyah, Hj. Chusnul Chotimah, menyampaikan apresiasi kepada para wali murid yang hadir dan terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Terima kasih atas kehadiran para wali murid dalam bersinergi mendukung suksesnya persamaan visi antara sekolah dan orang tua. Tanpa adanya sinergi, komunikasi, dan kolaborasi, maka akan sulit mendidik anak-anak,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan parenting tersebut dapat menjadi ruang komunikasi yang baik antara sekolah dan orang tua sehingga proses pendidikan anak dapat berjalan lebih optimal.

“Dengan adanya parenting ini, semoga menjadi sarana komunikasi yang baik antar pihak demi hasil yang baik untuk anak-anak,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala KB-TK Al Umariyah Jatirogo, Ustadzah Chalimatus Sadiyah, S.Pd., menegaskan pentingnya keterlibatan orang tua dalam membangun karakter anak.

“Kegiatan parenting dirasa penting karena merupakan bentuk kolaborasi antara sekolah, anak, dan orang tua sebagai salah satu upaya dan kiat sukses mendidik karakter anak,” tuturnya.

Mengintegrasikan Nilai Islam dan Psikologi Anak

Dalam pemaparannya, Dr. Farida menjelaskan sejumlah pilar utama parenting Islami integratif. Salah satunya adalah keteladanan Rasulullah SAW dalam mendidik anak dengan kasih sayang, kelembutan, komunikasi yang santun, serta tanpa kekerasan.

Pilar berikutnya adalah integrasi ilmu, yakni memadukan tuntunan Al-Qur’an dan Hadis dengan ilmu psikologi perkembangan anak modern. Dengan pendekatan tersebut, orang tua diharapkan mampu memahami kebutuhan anak secara lebih utuh, baik dari sisi spiritual maupun perkembangan psikologis.

Selain itu, keterlibatan kedua orang tua juga menjadi bagian penting dalam pola pengasuhan. Ayah dan ibu didorong untuk bekerja sama sebagai tim atau co-parenting, sehingga tanggung jawab pengasuhan tidak hanya dibebankan kepada ibu.

Materi juga membahas sejumlah strategi meneladani akhlak Nabi dalam kehidupan keluarga. Di antaranya membangun kedekatan emosional dengan anak melalui kasih sayang, sentuhan, komunikasi, dan aktivitas bersama.

Orang tua juga diajak menerapkan komunikasi dialogis dalam mendidik anak. Anak tidak hanya diberikan perintah satu arah, tetapi diajak berdiskusi dan diberikan ruang untuk menyampaikan pikiran maupun perasaannya.

Strategi lainnya adalah memberikan apresiasi terhadap perilaku positif anak serta menghindari pemberian label negatif ketika anak melakukan kesalahan. Konsistensi dalam mengajak anak beribadah bersama juga ditekankan agar nilai-nilai keagamaan tumbuh menjadi kebiasaan, bukan sekadar paksaan.

Para wali murid tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, doa bersama, dan foto bersama.

Melalui kegiatan tersebut, KB-TK Al Umariyah Jatirogo berharap terbangun kesamaan visi antara sekolah dan keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang anak, sehingga pendidikan tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga membentuk generasi yang berkarakter, berakhlak mulia, dan memiliki mental yang sehat.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *