JagatSembilan.com | Bojonegoro – Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan se-Kabupaten Bojonegoro resmi dikukuhkan pada Sabtu (5/9/2026). Pengukuhan berlangsung di Gedung Angling Darma lantai dua, kompleks Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Bojonegoro Dra. Hj. Nurul Azizah, MM, Ketua MUI Kabupaten Bojonegoro KH. Alamul Huda Masyhur beserta jajaran, Kapolres Bojonegoro, perwakilan Kodim 0813 Bojonegoro, perwakilan PCNU Bojonegoro, perwakilan PD Muhammadiyah Bojonegoro, Ketua FKUB Bojonegoro Drs. H. Hanafi, Dr. Amanulloh Kepala Kemenag Bojonegoro, pimpinan OPD Pemkab Bojonegoro, serta sekitar 300 pengurus MUI Kecamatan se-Kabupaten Bojonegoro.
Dalam sambutannya, Ketua MUI Kabupaten Bojonegoro KH. Alamul Huda Masyhur menyampaikan rasa bahagia atas kehadiran berbagai unsur dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kebersamaan para tokoh agama, organisasi keagamaan, pemerintah, dan unsur lainnya menjadi bagian penting dalam membangun Bojonegoro.
Ia menegaskan, para pengurus MUI di tingkat kecamatan memiliki posisi strategis karena menjadi tokoh sekaligus rujukan masyarakat di wilayah masing-masing.
“Jadi, aman dan tidaknya, maju dan tidaknya, sejahtera atau tidaknya, ini panjenengan semua para kiai adalah mir’ātun li manthiqatinā, yaitu cermin dari suksesnya Kabupaten Bojonegoro dalam keamanan dan kesejahteraan,” tutur Gus Huda sapaan akrabnya.
Menurutnya, para ulama tidak hanya berperan sebagai tokoh agama, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga kehidupan sosial masyarakat.
“Karena panjenengan memang tokoh dan juga bemper dan sebagai juga barometer para masyarakat yang ada,” lanjut Gus Huda yang juga Pimpinan Ponpes Al-Rosyid itu.
KH. Alamul Huda mengajak seluruh pengurus MUI untuk memperkuat kebersamaan dan integritas dalam menghadapi berbagai situasi yang berkembang di tengah masyarakat.
“Insyaallah, dengan kebersamaan yang ada, dengan kita semuanya punya integritas bersama, apapun yang terjadi, situasi apapun yang terjadi, gangguan, Kamtibmas yang terjadi, akan sirna dan hilang ketika kita hidup bersama untuk mewujudkan Bojonegoro yang damai dan aman sentosa,” katanya.
Selain pengukuhan pengurus, dalam kesempatan tersebut MUI Kabupaten Bojonegoro juga memperkenalkan layanan digital melalui peluncuran website resmi organisasi.
KH. Alamul Huda menyampaikan bahwa digitalisasi tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan pelayanan MUI kepada masyarakat.
“Jadi kami sekarang ini juga ada yang namanya peluncuran website. Dan salah satu Majelis Ulama kemarin sudah kita yaitu pelayanan digital melalui M-Halal MUI, sekarang kita tingkatkan menjadi website, yaitu muibojonegoro.or.id,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan pentingnya buku panduan yang diberikan kepada para pengurus sebagai pedoman dalam menjalankan tugas dan pembinaan di tingkat kecamatan.
“Buku panduan yang ada ini kalau di dalam negara itu yang disebut GBHN, Al-Khuthūtul ‘Āridhoh li Wujhati ad-Daulah, yaitu itu penjabaran SOP yang nanti akan disampaikan dan mohon nanti semua pengurus MUI sampai tuntas untuk melaksanakan yaitu kegiatan yaitu pembinaan berkenaan dengan masalah buku yang kita sampaikan supaya jelas dan benar,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, KH. Alamul Huda juga mengingatkan bahwa tantangan yang dihadapi masyarakat ke depan semakin kompleks, baik dalam aspek sosial, budaya, ekonomi maupun politik.
Karena itu, ia mengajak seluruh pengurus MUI Kecamatan untuk bersama-sama menjaga kondusivitas daerah dan memperkuat komitmen membangun Bojonegoro.
“Maka kita semuanya ingin khusus untuk Bojonegoro, situasi apapun yang terjadi di luar, situasi apapun yang terjadi di samping kita, maka kita mari bersama berintegrasi bersama-sama, berkomitmen mewujudkan dan jaga Bojonegoro senantiasa aman, damai, dan sentosa dalam mewujudkan Bojonegoro bahagia, makmur, membanggakan,” pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah menyampaikan salam dari Bupati Bojonegoro Setyo Wahono yang sedianya hadir dalam kegiatan tersebut.

Namun, Bupati berhalangan hadir karena terdapat agenda penanganan bencana yang diwakili oleh unsur BPBD.
“Salam beliau dan menyampaikan bahwa terima kasih atas kesediaan para kiai yang berkenan di dalam kepengurusan MUI Kecamatan yang dilantik,” kata Nurul Azizah.
Ia berharap para pengurus MUI Kecamatan yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan baik serta terus bersinergi bersama pemerintah daerah.
“Semoga berkhidmat untuk umat dan bersinergi membangun Bojonegoro yang bahagia, makmur, membanggakan,” ujarnya.(Red)













