JagatSembilan.com | Bojonegoro – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Bojonegoro menyiapkan rangkaian kegiatan untuk menyambut Hari Santri Nasional (HSN) 2026. Sejumlah agenda telah dijadwalkan, mulai dari Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab) hingga kegiatan olahraga bersama berupa fun futsal dan fun badminton.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya PC IPNU-IPPNU Bojonegoro dalam menyemarakkan Hari Santri sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi, mempererat silaturahmi, serta mewadahi potensi kader di berbagai bidang.
Berdasarkan poster kegiatan yang dipublikasikan panitia, agenda pertama adalah Rapimcab PC IPNU-IPPNU Bojonegoro yang dijadwalkan pada Ahad, 18 Oktober 2026. Lokasi pelaksanaan kegiatan tersebut akan diumumkan lebih lanjut.
Rapimcab merupakan agenda rutin organisasi yang memiliki peran penting dalam memperkuat konsolidasi, menyerap aspirasi, serta membangun komunikasi dan silaturahmi antara pimpinan cabang dengan jajaran pimpinan di bawahnya. Melalui forum ini, diharapkan terbangun keselarasan gerak organisasi sekaligus ruang untuk menyampaikan berbagai masukan demi keberlangsungan dan pengembangan organisasi.
Meski merupakan agenda rutin, pelaksanaan Rapimcab kali ini turut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026. Momentum tersebut diharapkan dapat memperkuat semangat kaderisasi dan kebersamaan dalam menjalankan peran organisasi.
Selanjutnya, pada Ahad, 1 November 2026, PC IPNU-IPPNU Bojonegoro menjadwalkan kegiatan olahraga bersama berupa fun futsal dan fun badminton yang dalam poster kegiatan dicantumkan berlangsung di Lapangan Futsal Desa Plesungan.
Berbeda dengan forum formal organisasi, kegiatan fun sport ini dirancang sebagai ruang silaturahmi nonformal bagi kader. Selain menjadi sarana untuk menyalurkan minat dan potensi di bidang olahraga, kegiatan tersebut diharapkan dapat membangun kekompakan, mempererat persaudaraan, serta menciptakan suasana kebersamaan yang lebih santai dan inklusif di kalangan pelajar Nahdlatul Ulama.
Ketua PC IPPNU Bojonegoro, Agil Mutiara Nurjanah, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan Hari Santri tahun ini tidak hanya dimaknai sebagai peringatan seremonial, tetapi juga sebagai momentum untuk menguatkan organisasi dan mengembangkan potensi kader.
“Rapimcab menjadi ruang penting untuk konsolidasi, menyerap aspirasi, dan mempererat silaturahmi antarpimpinan. Sementara itu, melalui fun futsal dan fun badminton, kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan yang lebih cair agar kader bisa mengembangkan potensi, khususnya di bidang olahraga, sekaligus memperkuat persaudaraan di luar forum formal organisasi,” ujarnya.
Ia berharap rangkaian kegiatan tersebut dapat menjadi ruang bagi kader untuk terus bertumbuh, baik dalam kapasitas berorganisasi maupun dalam pengembangan minat dan bakat. Menurutnya, semangat Hari Santri perlu diwujudkan melalui kegiatan yang mampu mendukung perkembangan pelajar secara menyeluruh, sekaligus mendorong kontribusi positif bagi masyarakat.
Dengan mengusung semangat “Santri Muda Berdaya, Berkarya untuk Negeri”, PC IPNU-IPPNU Bojonegoro berupaya menjadikan peringatan Hari Santri Nasional 2026 sebagai momentum untuk memperkuat peran generasi muda Nahdlatul Ulama, baik melalui konsolidasi organisasi, pengembangan potensi diri, maupun penguatan solidaritas antarkader.
Informasi lebih lanjut mengenai lokasi Rapimcab dan teknis pelaksanaan kegiatan dapat dipantau melalui pengumuman resmi panitia PC IPNU-IPPNU Bojonegoro.(Red)













