JagatSembilan.com | Bojonegoro – Suasana halaman Kantor PCNU Bojonegoro di Jalan Jenderal Ahmad Yani Nomor 12, Bojonegoro, berlangsung meriah, Sabtu (24/10/2026). Puluhan peserta tampak antusias mengikuti Lomba Liwetan yang menjadi bagian dari rangkaian Peringatan Hari Santri 2026.
Kegiatan yang menjadi ajang kebersamaan warga Nahdliyin ini diselenggarakan oleh Lembaga Rabithah Ma’had Islamiyah (RMI) PCNU Bojonegoro. Selain keseruan memasak nasi liwet beserta lauk-pauknya, suasana semakin semarak dengan iringan kesenian oklik yang dimainkan para santri Pondok Pesantren Al Aly, Desa Mayangrejo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro.
Ketua RMI PCNU Bojonegoro, Mohammad Jauharul Maknun, mengatakan lomba tersebut diikuti 30 peserta sesuai kuota yang ditetapkan panitia. Jumlah pendaftar sebenarnya mencapai 36 peserta.
“Jumlah peserta yang ikut lomba ada 30 peserta. Yang daftar ada 36,” kata Gus Ham, sapaan akrabnya.
Ia menjelaskan, peserta berasal dari perwakilan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se-Kabupaten Bojonegoro serta perwakilan lembaga di bawah naungan PCNU Bojonegoro.
Untuk mendukung pelaksanaan lomba, peserta membawa peralatan memasak masing-masing. Sementara itu, bahan masakan disediakan oleh panitia, di antaranya beras, minyak goreng, terong, telur, tempe, dan berbagai bahan lainnya.
“Alat masak bawa sendiri, namun bahan masakan disiapkan panitia. Ada beras, minyak, terong, telur, tempe dan bahan lainnya,” tambahnya.
Apresiasi Totalitas RMI PCNU Bojonegoro
Wakil Ketua PCNU Bojonegoro sekaligus Ketua Panitia Peringatan Hari Santri PCNU Bojonegoro, Ahmad Jakfar Almansur, menyampaikan apresiasi kepada RMI PCNU Bojonegoro yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, ia mengucapkan terima kasih atas totalitas RMI dalam menyukseskan lomba liwetan. Menurutnya, kegiatan tersebut diselenggarakan tanpa meminta bantuan dana kepada PCNU Bojonegoro.
“Acara ini tidak minta bantuan dana kepada PCNU Bojonegoro, luar biasa RMI PCNU Bojonegoro,” terangnya.
Ahmad Jakfar juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan antusiasme dalam mengikuti perlombaan.
“Lomba liwetan kali ini lebih meriah dari tahun kemarin, semoga besok lebih meriah lagi dan sukses lagi,” tambahnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri dr. Kholid Ubed Ketua PCNU Bojonegoro, Sekretaris PCNU Bojonegoro, Moh. Zainudin, jajaran pengurus PCNU Bojonegoro, serta jajaran panitia Peringatan Hari Santri 2026.

Diiringi Kesenian Oklik Santri Al Aly
Kemeriahan lomba semakin terasa dengan penampilan kesenian tradisional oklik oleh para santri Pondok Pesantren Al Aly, Mayangrejo, Kecamatan Kalitidu. Iringan musik tradisional itu menambah semarak suasana di halaman kantor PCNU Bojonegoro.
Hingga berita ini ditulis, kegiatan masih berlangsung. Para peserta tampak sibuk mengolah bahan masakan, menanak nasi liwet, dan menyiapkan beragam lauk untuk disajikan dalam perlombaan.
Melalui kegiatan ini, rangkaian Peringatan Hari Santri 2026 di lingkungan PCNU Bojonegoro tidak hanya menjadi momentum mengenang perjuangan santri, tetapi juga ruang untuk mempererat kebersamaan, kekompakan, dan silaturahmi antarwarga Nahdliyin.(Red)













