JagatSembilan.com | Bojonegoro – Fauzi Zam Zam Ketua Pengurus Cabang (PC)Lembaga Seniman dan Budayawan Muslimin Indonesia Nahdlatul Ulama (Lesbumi NU) Bojonegoro wafat hari Selasa, (15/04/2024). Pemakaman di laksanakan hari ini, Rabu (16/04/2024).
Jenazah Fauzi Zam Zam di sholati di Masjid Agung Darussalam Bojonegoro. Hadir pada sholat jenazah ada, KH. Maimun Syafi’i Rois Syuriah PC NU Bojonegoro, dr. Kholid Ubed Sp. PD Ketua PC NU Bojonegoro.
Nampak hadir juga ada Drs. H. Syaifuddin Idris Wakil Ketua PC NU, Syaifuddin Asyhari Ketua LP Ma’arif NU, Moh. Muhtadin Ketua Lazisnu Bojonegoro. Selain itu juga nampak puluhan seniman dan budayawan Bojonegoro serta ratusan takziyyin.
Agus Sighro Budiono salah satu seniman yang hadir pada acara pemakaman mengatakan, ngaji budaya, musik parking dan sastra plataran adalah acara acara rutinan sebulan sekali yang selama ini digawangi oleh Fauzi Zam Zam demi menjaga nafas Lesbumi NU Bojonegoro agar tidak hanya menjadi aksesoris PC NU Bojonegoro.
“Lesbumi harus jelas kegiatannya jangan hanya menjadi organisasi papan nama. Lesbumi harus mewarnai geliat seni budaya di Bojonegoro dan mampu menjadi wadah bagi seniman dan budayawan Muslim (di) Bojonegoro untuk berekspresi, demikian semangat yang terus bergejolak dalam diri Fauzi,” cerita Agus Sighro Budiono.
Pria yang juga guru itu menambahkan, bagi yang sudah kenal siapa sebenarnya Fauzi, mungkin apa yang dilakukannya bukan hal yang luar biasa, sebab sejak kuliah di Fakultas Dakwah IAIN Walisongo Semarang hingga menjadi GTT di MAN 1 Bojonegoro, sampai menjadi PNS, Fauzi begitu total dalam berkesenian khusunya teater dan musik.
“Fauzi juga tercatat pernah menjadi ketua Des’ Teater Bojonegoro dan pendiri kelompok musik religi Gamelan Zam Zam,” tambah Mas Agus.
Mas Agus juga menceritakan, selepas pensiun sebagai PNS di Dinas Kominfo Bojonegoro, sembari menjalankan usaha Zam Zam Dekorasi, Fauzi semakin total menggelar acara atas nama Lesbumi meskipun pembiayaan acara berasal dari kantong pribadinya.
“Semoga semua ibadah kesenian yang dilakukan mampu menjadi pelengkap dalam menjalankan ibadah kepada Allah SWT dan tercatat sebagai amal Sholeh sebagai bekal perjalanan menuju jannatullah. Selamat Jalan sahabat. Kami bersaksi engkau orang baik dan insyaallah akan mendapat tempat terbaik.” pungkasnya













