JagatSembilan.com | Bojonegoro – Remaja Masjid (Remas) At Thoriqul Huda dan serta warga Dusun Payak Desa Purwoasri Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur hari Sabtu (20/04/2024) menggelar pengajian umum dalam rangka halal bihalal Idul Fitri 1445 H. Acara itu dihadiri oleh Neng Umi Laila sebagai pembicara dan Hj. Nurul Azizah selaku Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bojonegoro mewakili PJ Bupati Bojonegoro.
Dalam kesempatan itu, Hj. Nurul Azizah selaku mewakili PJ Bupati Bojonegoro menyampaikan, apresiasi kepada warga Purwoasri secara umum dan panitia secara khusus. Menurutnya acara halal bihalal sangat penting, karena ada hubungannya dengan hablu minallah dan hablu minanas.
“Kalau ada salah dengan Allah, kita cukup istighfar saja, tapi kalau hubungannya dengan manusia kita harus minta maaf dan saling memaafkan, betul kan?,” kata perempuan asli Desa Sumbertlaseh Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro itu.
Perempuan yang pernah mendapatkan penghargaan sebagai camat terbaik se Jawa Timur itu juga menyampaikan, bahwa Pemkab Bojonegoro telah mendaftarkan 29.000 ribu pekerja rentan ke BPJS Ketenagakerjaan.
“Jika para pekerja yang didaftarkan itu meninggal saat sedang jihad mencari nafkah untuk keluarga, maka akan mendapatkan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan sebesar 42 juta dan anak si pekerja akan dibiayai sampai perguruan tinggi,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, Bu Nurul menegaskan bahwa program itu berlaku se Kabupaten Bojonegoro. Dirinya meminta bagi pekerja rentan dalam 11 kriteria untuk aktif bertanya ke kantor kepala desa jika memang berhak atas BPJS Ketenagakerjaan.
Sementara itu Neng Umi Laila dalam ceramahnya berpesan untuk selalu mengambil sisi positif dari manusia. Menurutnya penceramah lajang asal Surabaya itu, setiap manusia pasti ada salahnya tapi juga ada benarnya. Dirinya mencontohkan, misalkan ada maling ayam jangan dilihat malingnya, tapi lihatlah kegunaan dan uangnya.
“Jangan-jangan untuk menafkahi anak atau keluarganya, apakah menafkahi keluarga salah, kan tidak. Cuma cara mencari uangnya saja yang salah,” tegasnya.
Sementara itu, Muhammad Iskak salah satu Takmir Masjid At Thoriqul Huda mengatakan, acara itu merupakan swadaya antara warga Dusun Payak yang ada dan yang sedang merantau.
“Acara ini diselenggarakan swadaya warga Dusun Payak baik yang ada maupun yang sedang merantau,” kata Pria yang juga Wakil Syuriah Ranting NU Purwoasri itu.
Hal itu juga dibenarkan oleh Hariyanto Bendahara panitia. Menurut Hariyanto, jika sudah kembali ke tempat kerja, mereka mentransfer uang ke rekening panitia.

Pada kesempatan itu, pihak Panitia pelaksana juga menggandeng Banser Satkoryon Sukosewu. Imam Ghozali Kepala Satkorkel Banser Desa Purwoasri mengatakan, ada sembilan Banser yang terjun membantu suksesnya acara itu.
“Ada sembilan anggota Mas, saya sendiri adalah Kepala Satkorkelnya,” terang Imam Ghozali.
Pada acara itu berlangsung cukup Khitmat. Hj. Nurul Azizah begitu menikmati acara halal bihalal itu. Nampak suasana kekeluargaan terjadi pada acara itu.

Pada acara itu juga dihadiri oleh H. Helmi Ali Fikri Camat Sukosewu serta jajaran Forkopimca Kecamatan Sukosewu, Kyai Nurchamid Rois Syuriah MWC NU Kecamatan Sukosewu, Imam Muhajir Kepala Desa Purwoasri dan jajarannya serta ribuan hadirin dari berbagai wilayah Kabupaten Bojonegoro. Pada acara itu juga menghadirkan Grop Hadroh Al Musthofa dari desa setempat.













