Dihadiri Nurul Azizah, Kemenag Bojonegoro Gelar Kegiatan Nuansa Moderasi Beragama

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Kantor Kemenag Bojonegoro hari ini, Rabu (29/05/2024) gelar kegiatan bernuansa moderasi beragama. Acara itu dilaksanakan di Aula Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Jl. Monginsidi Bojonegoro Jawa Timur. Hj. Nurul Azizah Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bojonegoro hadir dalam acara keren itu.

Acara juga dihadiri oleh H. Abdul Wahid Kepala Kemenag Bojonegoro, K. Jakfar Al Mansur Ketua terpilih MWC NU Kecamatan Padangan, Buya Suwito Ketua PD Muhammadiyah Bojonegoro, Iwan Pendeta dari Bojonegoro, dan diikuti oleh perwakilan KUA dan Penyuluh Kemenag se Kabupaten Bojonegoro.

Hj. Nurul Azizah Sekda Kabupaten Bojonegoro dalam keterangannya mengatakan, moderasi  beragama penting karena di Indonesia ada 5  agama yang hidup berdampingan.

“Dan itu diperlukan sikap arif, toleransi saling  menghormati dan saling menyayangi,” terang Perempuan asli Desa Sumbertlaseh Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro itu.

Dirinya menambahkan, kegiatan yang dilakukan Kemenag Bojonegoro penting dan bagus. Perempuan yang pernah mendapatkan penghargaan sebagai Camat terbaik se Jawa Timur itu sempat bercerita, kalau orang tuanya adalah Pegawai Kemenag Bojonegoro, dan dulu menurutnya, sebagai perwakilan keluarga sakinah teladan tingkat  Kabupaten dan tingkat Bakorwil pada tahun 2006.

“Dengan sejarah itu, saya dan doeloer 7 hidup dari gaji yg diterima Bapak di lingkup Kemenag Bojonegoro. Maka saya harus bersinergi dengan Kemenag,” tegas Mbak Nurul sapaan akrabnya.

Sementara K. Jakfar Al Mansur Ketua terpilih MWC NU Kecamatan Padangan dalam keterangannya mengatakan, Indonesia adalah negara yang dianugerahi dengan keanekaragaman yang luar biasa.

“Dari Sabang sampai Merauke, kita menemukan berbagai suku, bahasa, agama, dan budaya yang semuanya membentuk mozaik indah kebangsaan,” kata Gus Jack sapaan akrabnya.

Pria yang juga Wakil Ketua PC GP Ansor Bojonegoro itu menambahkan, keberagaman ini adalah aset berharga yang harus dirawat dan dijaga dengan penuh kehati-hatian.

“Merawat kerukunan di tengah masyarakat yang heterogen seperti Indonesia bukanlah tugas yang mudah, tetapi sangat penting untuk memastikan keberlanjutan dan kesejahteraan bangsa.” pungkas Pria yang sedang menyelesaikan program doktoral Unisma itu.

Sementara itu Iwan salah satu pemateri dari Pendeta yang ada di Bojonegoro mengatakan,  tentang pentingnya Moderasi Beragama.

“Hal itu untuk menjaga stabilitas bernegara,” terang Iwan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *