jagatsembilan.com – Bojonegoro – Jelajah Santri VII yang dilaksanakan oleh Satuan Komunitas (Sako) Pramuka Ma’arif Bojonegoro hari ini Sabtu (15/10/2022) berlangsung luar biasa. Dalam release yang dikeluarkan oleh Panitia menunjukan jumlah peserta mencapai 4104, untuk pendamping mencapai 513, serta kepanitiaan mencapai 160 orang.
Peserta berasal dari kabupaten kota se Jawa Timur. Selain itu Sako Pramuka Ma’arif NU juga mengajak Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Nahdlatul Ulama (Lazisnu), Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) serta Banser Husada (Basada) untuk menyukseskan kegiatan tersebut.

Jelajah Santri itu mengambil start di alun-alun kota Bojonegoro. Ribuan peserta dari setingkat Madrasah Ibtidaiyah dan setingkat Madrasah Tsanawiyah memadati tanah lapang depan Masjid Agung itu. Dalam pembukaan itu juga dihadiri oleh Anna Muawanah Bupati Bojonegoro, Dr. Kholid Ubed, Sp. PD. Ketua PCNU Bojonegoro, M. Syaifudin, S. Pd.I, M. Pd.I Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama Bojonegoro serta Jajaran Perwakilan Forkopimda dan undangan lain.
Di alun-alun itu diadakan penyematan tanda peserta. Setelah dianggap cukup, acara selanjutnya setiap peserta melakukan jelajah yang melewati beberapa post yang telah ditentukan oleh penyelenggara. Dan berakhir di komplek Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri).
Kepanitiaan dari Satuan Komunitas (Sako) Pramuka Ma’arif yang dipimpin oleh Ustadz Slamet bekerja dengan keras. Koordinasi yang dilakukan juga terbagi menjadi beberapa WhatsApp Grop juga berjalan sangat cair dan terlaksana dengan baik. Seperti halnya ketika menginformasikan butuh penanganan medis dari PSC 119 yang disampaikan lewat WAG juga langsung direspon dengan cepat serta ditangani dengan baik. Semuanya sibuk bekerja mensukseskan kegiatan itu.

Moh. Muhtadin, S. Pd, M. Pd, Ketua Lazisnu Bojonegoro mengatakan dirinya mengerahkan 23 Mobil Sehat dan Ambulance untuk kegiatan itu. “Alkhamdulillah kita bisa hadir dan ikut mensukseskan kegiatan Jelajah Santri VII ini. Dengan peserta sebanyak itu memang pantas kita terlibat untuk membantu penyelenggara” kata Cak Tadin panggilan akrabnya.
Sementara itu drg. Sofan Solikin Kepala Satsus Basada Bojonegoro mengatakan dirinya diminta oleh penyelenggara untuk membantu menyukseskan kegiatan itu. “Alkhamdulillah dengan cekatan karena anggota terlatih langsung menangani kalau ada yang dibutuhkan” kata Dokter Sofan panggilan akrabnya.
Ustadz Slamet Ketua Panitia kegiatan tersebut mengatakan Kegiatan ini didukung penuh oleh Banom dan Lembaga yang ada di PCNU Bojonegoro. Lazisnu yang mengerahkan Ambulance dan mobil sehat, Basada yang mendatangkan tenaga kesehatan, serta lembaga lain yang mensukseskan kegiatan Jelajah Santri VII di Bojonegoro.
“Ini menunjukkan bahwa NU Bojonegoro sangat kompak dalam melaksanakan Jelajah Santri VII sehingga berlangsung dengan sukses” kata Ustadz Slamet
M. Syaifuddin, S. Ag, M. Pd.I ketua Lembaga Ma’arif NU Bojonegoro mengatakan, dirinya sengaja smelibatkan Banom dan lembaga untuk menyukseskan kegiatan Jelajah Santri VII. “Ini merupakan bentuk sinergitas yang ada di PCNU Bojonegoro. Terima kasih kami kepada Banom dan Lembaga yang ikut mensukseskan kegiatan hari ini” kata M. Syaifuddin, S. Ag, M. Pd.I














