JagatSembilan.com | Bojonegoro — Sebanyak 1.760 calon jamaah haji asal Kabupaten Bojonegoro saat ini tengah menjalani proses pengurusan visa haji melalui aplikasi Saudi Visa Bio. Proses tersebut ditargetkan rampung pada akhir Januari 2026.
Hal itu disampaikan oleh Hafidz, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Bojonegoro, saat ditemui jagatsembilan.com. Kamis (22/01/2026).
Menurut Hafidz, penggunaan aplikasi Saudi Visa Bio merupakan bagian dari kebijakan Pemerintah Arab Saudi dalam meningkatkan akurasi data dan keamanan jamaah haji sejak awal proses administrasi.
“Untuk calon jamaah haji asal Bojonegoro, saat ini sebanyak 1.760 orang sedang dalam proses pengurusan visa melalui aplikasi Saudi Visa Bio. Kami menargetkan seluruh proses ini selesai paling lambat akhir Januari 2026,” ujar Hafidz.
Ia menjelaskan, aplikasi Saudi Visa Bio mewajibkan jamaah melakukan perekaman data biometrik secara mandiri, seperti sidik jari dan foto wajah, yang selanjutnya terintegrasi langsung dengan sistem visa Arab Saudi.
“Kami terus melakukan pendampingan dan sosialisasi kepada jamaah agar proses pengisian data berjalan lancar dan tidak mengalami kendala teknis. Alhamdulillah, sejauh ini proses berjalan cukup baik,” tambahnya.
Hafidz berharap seluruh calon jamaah haji dapat kooperatif dan segera melengkapi tahapan yang telah ditentukan, sehingga tidak menghambat jadwal keberangkatan haji tahun 2026.
“Kami mengimbau kepada seluruh calon jamaah haji untuk mengikuti arahan petugas dan segera menyelesaikan proses biometrik. Ini penting agar keberangkatan haji dapat berjalan sesuai rencana,” pungkasnya.













