2807 Pendekar Pagar Nusa Bojonegoro, Ikuti Ijazahan dan Pembaiatan Anggota Baru di Ponpes Lirboyo Kediri

JagatSembilan.com | Kediri – Sebanyak 2.807 pendekar Pagar Nusa dari Kabupaten Bojonegoro mengikuti prosesi ijazahan dan pembaiatan anggota baru yang digelar di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, pada Sabtu, (0/08/2025).

Kegiatan dipusatkan di Aula Al Muktamar dan dimulai sejak pukul 06.00 WIB dengan ziarah dan tahlil ke makam pendiri sekaligus guru besar Pagar Nusa, almaghfurlah KH. Maksum Jauhari, serta para masyayikh muassis Ponpes Lirboyo.

Seluruh peserta berasal dari perwakilan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pagar Nusa se-Kabupaten Bojonegoro. Karena jumlahnya yang mencapai ribuan, prosesi ziarah dilaksanakan secara bergelombang.

Usai ziarah, kegiatan dilanjutkan dengan pembaiatan yang berlangsung khidmat di Aula Al Muktamar. Hadir dalam acara tersebut KH. Badrul Huda Zainal Abidin (Gus Bidin) selaku Dewan Khos Pimpinan Pusat Pagar Nusa. Dalam arahannya, Gus Bidin yang juga merupakan keluarga dan penerus KH. Maksum Jauhari, memberikan ijazah serta pesan agar Pagar Nusa senantiasa istiqomah dalam fikrah, harokah, dan amaliah Nahdlatul Ulama sebagai organisasi induknya.

Sementara itu, KH. Muhtadi Makmun, yang juga bagian dari keluarga besar Gus Maksum dan menjabat Dewan Pembina Pagar Nusa Pusat, mengingatkan pentingnya akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari.

“Pendekar Pagar Nusa wajib menjunjung tinggi ketaatan terhadap hukum agama dan negara sebagaimana nilai-nilai yang diajarkan NU,” tegas KH. Muhtadi Makmun.

KH. Dr. Solahudin Fathurrahman, SH, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada PC Pagar Nusa Bojonegoro yang secara konsisten setiap tahun menggelar kegiatan sambung sanad.

“Dengan melaksanakan ijazahan, dan pembaiatan di Ponpes Lirboyo, sebuah tempat yang memiliki sejarah penting bagi berdirinya Pagar Nusa,” KH. Dr. Solahudin.

Ketua PC Pagar Nusa Bojonegoro, Bisri Choiron, turut menyampaikan pesan kepada para anggota baru agar benar-benar memahami, menghayati, dan mengamalkan Prasetya Pagar Nusa.

“Pendekar harus menjadi santri, dan santri harus siap menjadi pagar Nahdlatul Ulama dan bangsa,” tegas Mbah Bisri sapaan akrabnya.

Prosesi pembaiatan dipimpin langsung oleh Abah Zainal Suwari selaku Majelis Pendekar Pimpinan Pusat Pagar Nusa. Pembaiatan juga dilakukan oleh Habib Ali Kambuna yang mewakili Gus Bidin selaku Dewan Khos Pimpinan Pusat.

Turut hadir dalam kegiatan ini KH. Abdul Latif (Majelis Pendekar PP Pagar Nusa), pelatih pusat GASMI Ponpes Lirboyo Abdul Malik, Komandan Pasukan Inti Nasional Pagar Nusa, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Acara berlangsung lancar dan khidmat, dan ditutup dengan penyematan simbolis kepada anggota baru Pagar Nusa sebagai penanda resmi bergabungnya mereka dalam barisan pendekar Nahdliyin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *