JagatSembilan.com | Bojonegoro – Dr. (H.C) Hj. Khofifah Indar Parawansa Tokoh Nasional Perempuan NU gelar silaturahim di Pondok Pesantren Al-Rosyid Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur.
Khofifah disambut langsung oleh KH. Alamul Huda Masyhur Pimpinan Pondok Pesantren Al-Rosyid, KH. Shofiulloh Masyhur Pengasuh Ponpes Al-Rosyid, jajaran dewan guru, dan ribuan santri Pondok Pesantren Al-Rosyid.

Nampak hadir juga ada KH. Agus Mangkualam Pengasuh Ponpes Adnan Al Charis, KH. Muhajir Chozin Pengasuh Ponpes Al Kuzi, nampak hadir juga drg. Sofan Solikin Direktur RS Muslimat NU Muna Anggita, HR. Ghazali Ketua IKASA Indonesia.
Nampak hadir juga K. Abdul Wahid Pengasuh Ponpes Miftahul Huda, KH. Ainur Rofiq Pengasuh Ponpes Al Aziz, serta ribuan santri dan pengunjung pada acara silaturahim Khofifah Indar Parawansa.

KH. Alamul Huda Masyhur Pimpinan Ponpes Al-Rosyid dalam sambutannya mengatakan, Ponpes Al-Rosyid tenggelam dalam pendidikan.
“Karena pendidikan itu menjadi tolok ukur maju atau tidaknya suatu bangsa. Lebih-lebih pendidikan agama itu sangat penting, karena bangsa ini membutuhkan generasi yang VUTW (Varietas Unggul Tahan Wereng),” kata Gus Huda sapaan akrab dari KH. Alamul Huda Masyhur.
Gus Huda menambahkan, Indonesia sedang menuju 4.0 atau 5.0 ketika semua serba digital dan tekhnologi jika tidak dibentengi dengan pendidikan agama yang kuat akan berbahaya.
“Apa lagi setelah pelajaran PMP yang hilang, maka jika tidak dibentengi dengan mental yang kuat bahaya yang luar biasa,” tambah Gus Huda.
Gus Huda menambahkan, produk dari Pesantren menjadi garda terdepan dalam membentengi moral bangsa Indonesia.

“Maka saya berharap kepada semua anak pesantren yang ada, termasuk pesantren Al-Rosyid mampu menjawab tantangan zaman. Sehingga Indonesia mampu menjadi macan asia sesungguhnya pada tahun 2045,” tambah Gus Huda yang juga Ketua MUI Bojonegoro itu.
Sementara itu Khofifah Indar Parawansa dalam keterangannya mengapresiasi cara penyambutan yang dilakukan oleh Ponpes Al-Rosyid.
“Ini di atas ekspektasi saya cara penyambutan yang dilakukan Ponpes Al-Rosyid. Yang mana saya menginformasikan akan sowan baru kemarin (Kamis (12/09/2024).red) tapi Al-Rosyid mampu menyiapkan tari Saman yang menurut saya itu sudah kolosal. Selain itu juga ada tari kipas,” terang Calon Gubernur Jawa Timur periode 2024-2029 itu.

Khofifah menambahkan, menurutnya sistem yang ada di Ponpes Al-Rosyid sudah sedemikian matang. Sehingga dalam waktu yang relatif singkat ada penyambutan yang luar biasa.
Selain itu Ketua Khofifah Indar Parawansa yang juga Ketua PP Muslimat NU itu juga mengatakan, apa yang dikatakan oleh Pengasuh Ponpes Al-Rosyid tentang pentingnya pendidikan karakter sangat penting.
“Apa yang disampaikan oleh Gus Huda akan pentingnya pendidikan karakter, akan menjadi referensi bagi kami. Akan kami sampaikan lebih lanjut. Karena pendidikan itu tidak hanya pinter, tapi juga bener,” pungkasnya.













