JagatSembilan.com | Bojonegoro – Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro menandatangani perjanjian kerjasama strategis dengan Ombudsman Republik Indonesia (RI) pada Jumat (11/10/2024) sore. Kerjasama yang dijalin itu bertujuan untuk memperkuat sinergi antara dunia akademik dan praktik kebijakan publik, sekaligus membuka ruang pembelajaran langsung bagi mahasiswa.
Penandatanganan kerjasama itu dilaksanakan di Auditorium Hasyim Asy’ari Unugiri Bojonegoro dan dirangkai dengan kegiatan Kuliah Praktisi dihadiri oleh M. Jauharul Ma’arif, M.Pd.I, Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri), Dr. H. M. Ridlwan Hambali, Lc.MA sebagai Wakli Rektor Bidang Akademik dan kerjasama serta pimpinan Unugiri dan Perwakilan Mahasiswa dari Berbagai Fakultas.
Hadir secara langsung ketua Ombudsman Republik Indonesia Muhammad Najih. S.H. M.Hum. Ph.D. beserta isteri tercintanya Prof. Fifik wiryani, SH. MH, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Jawa Timur Agus Muttaqin, S.H.
Dalam sambutannya, M. Jauharul Maarif, M. Pd. I selaku Rektor Unugiri menekankan, bahwa di era sekarang, mahasiswa harus aktif mengikuti perkembangan zaman agar dapat bersaing di tengah kemajuan teknologi dan informasi yang semakin pesat.
“Hal itu dengan beradaptasi terhadap inovasi dan tren terkini mahasiswa dapat memanfaatkan peluang yang ada untuk mengembangkan potensi diri dan mencapai kesuksesan,” kata Gus Arif sapaan akrab dari M. Jauharul Ma’arif.
Sementara itu, Drs. H. Saifuddin Idris Ketua BPP Unugiri menambahkan, bahwa kita selalu berkomunikasi dan bersinergi dengan siapapun agar wawasan mahasiswa dan dosen semakin luas tentang Good Governance.
“Melalui kuliah praktisi Good Governance ini mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan untuk mengambil keputusan yang adil dan bijaksana, baik dalam kehidupan akademis maupun sosial,” kata Pak Syaifuddin sapaan akrab dari Syaifuddin Idris.
Menurutnya, Inilah yang menjadi ciri khas mahasiswa Unugiri, mereka tidak hanya cerdas secara akademis.
“Tetapi juga memiliki karakter kuat yang siap menghadapi tantangan dunia kerja dan masyarakat luas,” imbuh Pak Syaifuddin.
Acara Kuliah Praktisi ini mendapat antusiasme tinggi dari para mahasiswa. Para mahasiswa itu tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoretis, tetapi juga wawasan mengenai tantangan dan realitas yang dihadapi dalam pengelolaan layanan publik di Indonesia.
Dengan adanya kerjasama ini, Unugiri berharap dapat mencetak lulusan yang memiliki kompetensi lebih baik dalam bidang kebijakan publik, sekaligus menanamkan nilai-nilai integritas dan akuntabilitas sejak dini. Ke depan. Dalam keterangannya Unugiri berencana memperluas kerjasama serupa dengan institusi-institusi lain untuk memperkaya pengalaman belajar mahasiswa.
Kerjasama Unugiri dan Ombudsman RI ini diharapkan menjadi langkah awal menuju kolaborasi yang lebih luas dan berkelanjutan, demi terciptanya generasi muda yang berintegritas, kompeten, dan siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa.














