JagatSembilan.com | Bojonegoro – Menjelang Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2024, Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Ngasem Bojonegoro akan melaksanakan sembilan kegiatan.
Guna mensukseskan kegiatan itu, Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif salah satu lembaga di MWCNU Ngasem ditugaskan untuk mensukseskan kegiatan Upacara dan Lomba Paduan Suara.
“Dari sembilan kegiatan Hari Santri Nasional akan dimulai pada tanggal 17 Oktober hingga 22 Oktober 2024 kami mengemban tugas mensukseskan Upacara Bendera dan Lomba Paduan Suara,” Ujar Ahmad Fathoni Ketua LP Ma’arif MWCNU Ngasem Sabtu (12/10/2024).
Ahmad Fathoni yang juga mantan ketua PC PMII Bojonegoro itu menambahkan, LP Ma’arif NU Ngasem setelah koordinasi dengan MWCNU Ngasem memutuskan santri Wasilatul Huda sebagai paskibraka dalam upacara puncak 22 Oktober mendatang.
“Paskibraka dan paduan suara diputuskan bersama dari Pondok Pesantren Wasilatul Huda dan akan menerima bimbingan dari TNI dan Polri saat latihan,” tambah Ahmad Fathoni yang juga ketua Yayasan Pondok Pesantren Wasilatul Huda itu.
Menurut Ahmad Fathoni, yang terpenting dalam peringatan ini adalah sebagaimana thema yang diusung “Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan”.
“Maka bagaimana rangkaian kegiatan ini menimbulkan efek atau hasil santri-santri NU Ngasem mengenal memahami dan mempelajari perjuangan perjuangan para kiyai, khususnya perjuangan mengembangkan ajaran agama Islam khususnya di wilayah Ngasem, yang kemudian mereka mampu membangun upaya upaya melanjutkan perjuangan para pendahulu.” pungkasnya













