Jagatsembilan com | Bojonegoro – Sekelompok massa yang tergabung dalam Aliansi Bojonegoro Melawan (ABM), turun kejalan untuk mengkritisi birokrat di institusi pendidikan yang menurut mereka semakin masif memberangus demokrasi. Jumat (18/10/2402).
Seperti Jumat sebelumnya, kegiatan Jumat Sambat itu di gelar di depan taman lokomotif, jalan Teuku Umar, Kepatihan Bojonegoro Jawa Timur.
Dalam aksi bertema “Lawan Komersialisasi Pendidikan dan Jaminan Kesejahteraan Guru di Kabupaten Bojonegoro” itu di hadiri puluhan Massa dari ABM, dan perwakilan guru swasta yang beberapa waktu lalu berunjuk rasa di depan kantor Bupati dan di DPRD Bojonegoro.
Berikut isi tuntutan massa ABM :
- Berikan Upah Layak dan Jamin Kesejahteraan Seluruh Guru Tanpa Membedakan Status Guru Sekolah Swasta dan Negeri
- Hapus Komersialisasi Pendidikan yang Meliputi Biaya SPP, UKT, Uang Gedung, dan Pungutan Lainnya
- Jamin Kebebasan Berserikat serta Berorganisasi bagi Seluruh Pekerja di Institusi Pendidikan, dan Pelajar
- Berikan Pendidikan Politik dan Seks sejak Dini
- Hapus Pengkultusan Tokoh Agama dalam Pendidikan Pesantren
- Bangun Fasilitas Pendidikan yang Layak dan Inklusif di Seluruh Sekolah dan Perguruan Tinggi di Bojonegoro
- Wujudkan Pendidikan Gratis, Ilmiah, Demokratis, dan Bervisi Kerakyatan
- Hapus Sistem Zonasi.













