Unugiri Mengabdi, Untuk Pemberdayaan SDM dan Optimalisasi data BUMDes Ngeper

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui program pengabdian kepada masyarakat. Tim Pengabdian UNUGIRI hadir di Desa Ngeper, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, untuk melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat dengan tema“Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia BUMDes dan Optimalisasi Pemutakhiran Data” di Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sumber Hidup, Sabtu, (07/12/2024)

Kegiatan yang berlangsung selama 1 Hari ini, dihadiri oleh pengurus dan anggota BUMDes, perangkat desa serta melibatkan Seluruh Direktur BUM Desa Se-Kecamatan Padangan. Fokus utama kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas sumber daya manusia yang mengelola BUMDes, sehingga mampu mendukung pengelolaan usaha yang lebih profesional, serta memutakhirkan sistem data yang menjadi landasan strategis dalam pengambilan keputusan. Program ini didanai penuh oleh LPPM UNUGIRI Tahun 2024 dengan skema Pemberdayaan Penugasan Internal (PPI) dan dirancang untuk memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat Ngeper dengan memanfaatkan potensi unggulan desa secara optimal.

Kegiatan ini dimulai dengan workshop yang memberikan materi tentang manajemen BUM Desa dan manajemen Sumber Daya Manusia. Selain itu, Tim Pengabdian melakukan pendampingan intensif terkait pemutakhiran data BUMDes melalui aplikasi Data Desa Center (DDC).

Ketua Tim Pengabdian Unugiri, Sahri, M.Pd.I., menyampaikan bahwa penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi langkah penting untuk memaksimalkan potensi ekonomi desa. “BUMDes Sumber Hidup memiliki peluang besar untuk berkembang. Namun, pengelolaannya perlu didukung oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni dan basis data yang akurat sebagai dasar pengembangan usaha,” ujarnya.

Kepala Desa Ngeper, Bapak Yudiono, S.H, mengungkapkan harapannya agar program ini menjadi awal dari kolaborasi jangka panjang antara UNUGIRI dan Desa Ngeper. “Kami berharap ke depan ada pendampingan lanjutan, terutama untuk pengembangan usaha berbasis potensi lokal,” ujarnya.

Salah satu anggota tim, Ita Aristia Sa’ida menjelaskan bahwa pemutakhiran data sangat penting untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas BUMDes. “Dengan data yang terstruktur, pengelolaan BUMDes akan lebih efektif, dan potensi pengembangan usaha dapat direncanakan dengan lebih baik,” tuturnya.

Melalui program ini, Unugiri menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan desa berbasis kemandirian dan keberlanjutan. “Kami tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga mendorong praktik langsung di lapangan sehingga hasilnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” imbuhnya.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata untuk mewujudkan visi BUM Desa sebagai pilar penting dalam pembangunan ekonomi desa. Dengan SDM yang lebih kompeten dan data yang terintegrasi, BUMDes Sumber Hidup dan BUM Desa Se kecamatan Padangan diharapkan mampu berkembang menjadi contoh sukses pemberdayaan ekonomi berbasis desa di Kabupaten Bojonegoro.(Sah/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *