JagatSembilan.com | Bojonegoro – Sebanyak 127 guru dan kepala madrasah ibtidaiyah (MI) di Kecamatan Kapas mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) yang digelar pada 4, 5, dan 7 Agustus 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Laboratorium Komputer MTs Ulul Albab, Desa Plesungan.
Bimtek ini diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kapas sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di madrasah. Seluruh peserta berasal dari berbagai MI se-Kecamatan Kapas, meliputi guru semua mata pelajaran dan kepala madrasah.
Adapun pembagian jadwal pelaksanaan berdasarkan fase sebagai berikut:
- 4 Agustus untuk guru Fase A (kelas 1 dan 2) serta kepala madrasah
- 5 Agustus untuk guru Fase B (kelas 3 dan 4) serta guru mapel Agama
- 7 Agustus untuk guru Fase C (kelas 5 dan 6) serta guru PJOK
Kegiatan berlangsung secara interaktif dan aplikatif. Peserta tidak hanya menerima materi konseptual terkait pendekatan pembelajaran mendalam, tetapi juga praktik langsung menyusun perangkat ajar seperti RPP, LKPD, dan penggunaan media digital untuk mendukung pembelajaran yang bermakna.
Dua pengawas madrasah, yakni Achmad Miftachus Sholichin, M.Pd.I dan Atho’illah, M.Pd.I, hadir sebagai narasumber. Keduanya membimbing peserta dalam memahami dan mengimplementasikan pembelajaran mendalam sesuai karakteristik peserta didik madrasah ibtidaiyah.
Ketua KKMI Kapas, Muntafi’ah, dalam sambutannya menekankan pentingnya transformasi metode mengajar di era Kurikulum Merdeka.
“Guru madrasah harus mampu mendorong siswa berpikir kritis, tidak hanya menghafal. Melalui pembelajaran mendalam, peserta didik diajak memahami konsep, mengaitkan dengan kehidupan nyata, dan menjadi pembelajar sepanjang hayat,” ujarnya.
Bimtek ini diharapkan mampu mendorong para guru menjadi agen perubahan di masing-masing madrasah. Implementasi pendekatan deep learning diyakini dapat meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar siswa, sekaligus membentuk karakter pembelajar yang aktif, reflektif, dan kontekstual.
Kegiatan akan ditutup dengan refleksi bersama serta penugasan lanjutan berupa penerapan langsung model pembelajaran mendalam dalam RPP aktual di madrasah masing-masing.













