MUI Margomulyo Kukuhkan Delapan Komisi Periode 2026–2031, Perkuat Khidmah Ulama

Pengurus delapan komisi MUI Kecamatan Margomulyo periode 2026–2031 berfoto bersama usai pengukuhan.
Pengurus MUI Kecamatan Margomulyo bersama unsur pemerintah dan tamu undangan usai pengukuhan delapan komisi masa khidmah 2026–2031 di Pendopo Kecamatan Margomulyo, Senin (12/10/2026).

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Margomulyo mengukuhkan pengurus delapan komisi untuk masa khidmah 2026–2031 di Pendopo Kecamatan Margomulyo, Senin (12/10/2026). Pengukuhan ini menjadi langkah penguatan organisasi dalam menjalankan peran keulamaan, membimbing umat, serta berkontribusi bagi kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dihadiri Ketua Umum MUI Kabupaten Bojonegoro KH. Alamul Huda Masyhur, Ketua Umum MUI Kecamatan Margomulyo Lamiran, S.Pd.I., S.H., Camat Margomulyo Joko Tri Cahyono, S.STP., M.M., serta unsur Dewan Pertimbangan, pengurus harian, dan pengurus komisi MUI Kecamatan Margomulyo. Hadir pula Kapolsek, Danramil, dan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Margomulyo.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan sambutan panitia oleh Tri Maryono, S.A.P. Setelah itu, Syaifuddin, S.H., membacakan surat keputusan kepengurusan sebagai dasar penetapan pengurus komisi untuk periode lima tahun mendatang.

Delapan komisi yang dikukuhkan meliputi Komisi Fatwa; Komisi Pendidikan dan Kaderisasi; Komisi Organisasi dan Kelembagaan; Komisi Hubungan Masyarakat dan Digitalisasi Informasi; Komisi Ukhuwah Islamiyah dan Kerukunan Umat Beragama; Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat; Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat dan Produk Halal; serta Komisi Pemberdayaan Perempuan, Remaja, dan Keluarga.

Prosesi pengukuhan dipimpin langsung oleh Camat Margomulyo Joko Tri Cahyono. Melalui pembentukan delapan komisi tersebut, MUI Kecamatan Margomulyo diharapkan dapat menjalankan program kerja secara lebih terarah sesuai bidang tugas masing-masing.

Pengurus Diminta Wujudkan Amanah dengan Kerja Nyata

Ketua Umum MUI Kecamatan Margomulyo Lamiran dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada pemerintah kecamatan, panitia, dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia mengingatkan bahwa jabatan dalam kepengurusan MUI bukan sekadar kedudukan organisasi, melainkan amanah keilmuan, moral, dan pengabdian kepada umat.

Para pengurus komisi diharapkan meluruskan niat, menjaga keikhlasan, memperkuat koordinasi, serta menerjemahkan program kerja menjadi kegiatan nyata yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

Menurutnya, keberadaan MUI tidak cukup hanya ditunjukkan melalui nama dan susunan kepengurusan. Organisasi ulama tersebut juga perlu hadir melalui keteladanan, penguatan persaudaraan, dan kontribusi nyata dalam kehidupan sosial-keagamaan.

Karena itu, sinergi antara pengurus harian, komisi, Dewan Pertimbangan, pemerintah, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjalankan khidmah organisasi.

Ketua Umum MUI Bojonegoro Tekankan Pentingnya Persatuan

Pembinaan dan arahan disampaikan Ketua Umum MUI Kabupaten Bojonegoro KH. Alamul Huda Masyhur. Ia menekankan pentingnya menjaga kerukunan, membangun kebersamaan, dan memperkuat kerja sama dalam menjalankan amanah organisasi.

Dalam arahannya, ia mengibaratkan kekuatan organisasi melalui falsafah sapu lidi. Sebatang lidi mudah dipatahkan dan memiliki keterbatasan ketika berdiri sendiri. Namun, ketika sejumlah lidi disatukan dan diikat dengan kuat, terbentuklah sapu yang mampu menjalankan fungsinya.

Falsafah tersebut menggambarkan bahwa kemampuan setiap individu akan memberikan manfaat lebih besar apabila disatukan dalam semangat kebersamaan. Perbedaan bidang tugas, menurut pesan yang disampaikan, semestinya menjadi kekuatan untuk saling melengkapi, bukan alasan untuk berjalan sendiri-sendiri.

Kekompakan, kesamaan visi, dan kesediaan bekerja sama menjadi modal penting bagi organisasi dalam menjalankan program serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Melalui pengukuhan delapan komisi ini, MUI Kecamatan Margomulyo diharapkan semakin solid dalam menjalankan peran sebagai wadah khidmah ulama sekaligus mitra masyarakat. Kepengurusan masa khidmah 2026–2031 diharapkan mampu memperkuat ukhuwah Islamiyah, menjaga kerukunan umat beragama, mengembangkan kehidupan keagamaan, dan menghadirkan program yang bermanfaat bagi masyarakat Kecamatan Margomulyo.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *