Ribuan Anggota Muslimat-Fatayat Hadiri Pengajian Rutin, Banser Dander Bantu Pengamanan

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Ribuan anggota Muslimat dan Fatayat NU dari berbagai ranting di Kecamatan Dander memadati halaman Masjid Jami’ Al Muttaqin, Dusun Plosorejo, Desa Sumberagung, Senin (11/8/2025). Acara ini menghadirkan KH. Mohammad Kamaludin, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Falah Balongsumber, bersama jajaran masyayikh setempat.

Dihadiri Tokoh NU dan Pemerintah Desa

Kegiatan yang dimulai pukul 12.00 WIB tersebut berlangsung khidmat. Hadir di antaranya Rois Syuriah MWCNU Dander K. Muzaini Kohar, Plt Ketua Tanfidziah MWCNU Dander, Pitoyo selaku Kepala Desa Sumberagung beserta perangkatnya, pengurus MWCNU Dander, dan pimpinan ranting Muslimat-Fatayat se-Kecamatan Dander.

Meriah dengan Lantunan Sholawat Ahbabur Rosul

Suasana acara semakin semarak dengan penampilan Grup Hadroh Ahbabur Rosul yang dipimpin oleh Ali Harun. Saat membacakan mahalul qiyam, jamaah larut dalam lantunan sholawat bil qiyam yang dibawakan penuh penghayatan, diiringi alunan rebana yang menggetarkan hati.

Banser Dander Turunkan Personel Pengamanan

Pengajian ini mendapat dukungan penuh dari Banser Satkoryon Dander yang bertugas melakukan pengawalan masyayikh, pengamanan jamaah sholawat, pengaturan parkir, penertiban jamaah, hingga mengarahkan peserta ke lokasi acara.

Kasatkoryon Banser Dander, Fatkhul Ulum, menjelaskan bahwa delapan personel dikerahkan untuk memastikan kelancaran acara.

“Pengajian ini dihadiri ribuan jamaah, sehingga kami fokus pada pengamanan dan pengaturan agar suasana tetap kondusif. Alhamdulillah, semua berjalan aman hingga selesai,” ungkapnya.

Ribuan anggota Muslimat-Fatayat Dander khitmat mengikuti pengajian rutin

Pesan Ketua PAC Muslimat Dander

Ketua PAC Muslimat Dander, Hj. Umi Kulsum, mengingatkan para anggota agar senantiasa meluruskan niat saat mengikuti pengajian.

“Jangan sampai diniatkan lain, misalkan untuk mendapatkan hadiah. Itu bonus dari Allah. Yang lebih penting adalah niat tholabul ilmi,” ujarnya.

Beliau juga berpesan agar setiap anggota Muslimat-Fatayat yang akan berangkat pengajian meminta izin kepada suami.

“Jangan sampai tidak izin suami. Jika suami tidak mengizinkan, jangan berangkat,” tegas Hj. Umi Kulsum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *