Bojonegoro — Sebanyak 200 pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (NU) dari 10 desa di Kecamatan Kasiman resmi dilantik dalam acara Pelantikan Pengurus Ranting NU Kecamatan Kasiman, yang digelar di Gedung Aula MWC NU Kasiman, Desa Besah Kecamatan Kasiman. Ahad. 2 Nopember 2025
Acara berlangsung penuh khidmat dan dihadiri oleh tokoh-tokoh penting NU, di antaranya Sekretaris PWNU Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Muhammad Fakih, Rois Syuriyah PCNU Bojonegoro, KH. Maimon Savi’i dan Ketua Tanfidiyah, dr. Khalid Ubed
Dalam Arahannya , Prof. Dr. KH. Muhammad Fakih menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar formalitas organisasi, tetapi momentum untuk memperkuat semangat khidmah dan kesadaran kolektif warga nahdliyin di tingkat ranting.
“Ranting adalah ujung tombak pergerakan NU. Dari sinilah kerja nyata organisasi dimulai — menjaga tradisi, memperkuat jamaah, dan menumbuhkan kemandirian umat,” tegas Prof. Fakih.
Lima Poin Kesadaran PWNU Jawa Timur
Dalam arahannya, Prof. Fakih juga menyampaikan lima poin kesadaran yang menjadi pedoman bagi seluruh pengurus NU di semua tingkatan, termasuk ranting:
1. Kesadaran Konsolidasi – Menyatukan barisan, memperkuat koordinasi dan sinergi antar-pengurus, serta menjaga marwah organisasi dengan tata kelola yang tertib dan solid.
2. Kesadaran Harakah NU – Memahami gerak perjuangan NU sebagai jam’iyyah diniyyah ijtima’iyyah (organisasi keagamaan dan kemasyarakatan) yang berlandaskan ahlussunnah wal jama’ah an-nahdliyah.
3. Kesadaran Pendidikan – Mendorong peningkatan mutu pendidikan berbasis pesantren dan sekolah-sekolah NU sebagai sarana mencetak generasi berakhlak, cerdas, dan berdaya saing.
4. Kesadaran Kesehatan – Menggerakkan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, baik melalui layanan sosial maupun kampanye hidup sehat di lingkungan jamaah.
5. Kesadaran Ekonomi – Menumbuhkan kemandirian ekonomi warga NU melalui koperasi, UMKM, dan pemberdayaan berbasis masjid serta pesantren.
Kelima kesadaran ini diharapkan menjadi arah gerak strategis bagi pengurus ranting dalam merancang program dan kegiatan di tingkat desa, sehingga NU benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Momentum Penguatan Ranting NU
Sementara itu,dr. Kholid Ubaid menekankan pentingnya pengurus ranting untuk terus menjaga semangat perjuangan dan keikhlasan dalam berkhidmah kepada umat. , terutama dalam membina dakwah keilmuan di masyarakat
“Pengurus ranting NU harus menjadi teladan yang baik di masyarakat, serta selalu membimbing ibadah mereka agar semakin baik dan sesuai syariat,” ujarnya.
Acara diakhiri dengan doa bersama dan penyerahan SK pelantikan kepada sepuluh pengurus ranting yang baru dilantik, disertai harapan agar NU di Kecamatan Kasiman semakin maju, mandiri, dan bermanfaat bagi umat.(Amin)














