Kedai Tiga Djaya Hadirkan Nuansa Retro dan Homi untuk Penikmat Kuliner di Bojonegoro

JagatSembilan.com | Bojonegoro — Kedai Tiga Djaya kini menjadi salah satu tujuan favorit bagi warga Bojonegoro yang ingin menikmati suasana berbeda saat nongkrong, bersantai, maupun berkumpul bersama keluarga dan teman. Berlokasi di Jl. Teuku Umar No. 25, kedai ini menawarkan konsep interior retro yang dipadukan dengan atmosfer homi, menghadirkan pengalaman nyaman dan hangat bagi setiap pengunjung.

Mengusung desain bergaya jadul, Kedai Tiga Djaya menghadirkan dekorasi bernostalgia, pencahayaan lembut, serta tata ruang yang memberikan kesan tenang. Menu yang disajikan pun variatif, mulai dari kopi, non-kopi, camilan hingga hidangan utama, semuanya dengan harga yang tetap terjangkau. Konsep ini menjadikan kedai tersebut ramah untuk semua kalangan, baik pengunjung dari kelompok menengah ke bawah maupun menengah ke atas.

Owner Kedai Tiga Djaya, Amin Mahmud, mengatakan bahwa konsep yang dihadirkan kedainya memang disiapkan untuk memberi ruang nyaman bagi siapa pun yang datang.

“Kami ingin Kedai Tiga Djaya bukan sekadar tempat ngopi, tapi ruang yang membuat orang merasa pulang. Suasananya kami buat retro dan homi supaya pengunjung bisa nyaman, betah, dan punya kesan tersendiri ketika datang ke sini,” ujar Amin Mahmud yang juga Wakil Bendahara PCNU Bojonegoro itu. Selasa (25/11/2025).

Ia menambahkan bahwa live music setiap Sabtu malam dan harga menu yang tetap ramah di kantong merupakan bagian dari komitmennya menghadirkan tempat nongkrong yang inklusif.

“Harapan kami, Kedai Tiga Djaya bisa jadi titik temu baru di Bojonegoro, tempat orang-orang bisa berbagi cerita, ide, dan kebersamaan,” tambah Amin Mahmud yang juga Ketua IKAMI Attanwir itu.

Salah satu konsumen, H. Ahmad Suprayetno, Ketua PC Pergunu Bojonegoro, turut memberikan apresiasi terhadap kedai tersebut.

“Saya melihat Kedai Tiga Djaya ini bukan hanya tempat ngopi, tetapi ruang yang benar-benar nyaman untuk berdiskusi maupun sekadar melepas penat. Suasananya homi, pelayanannya ramah, dan harganya sangat terjangkau untuk semua kalangan,” ungkapnya.

Ia menilai kehadiran Kedai Tiga Djaya memberikan warna baru bagi ruang pertemuan informal di Bojonegoro.

“Bagi saya, tempat seperti ini penting. Kita bisa bertemu, ngobrol santai, bahkan membahas kegiatan organisasi dalam suasana yang tidak kaku. Kedai Tiga Djaya sukses menghadirkan itu,” tambahnya.

Dengan perpaduan suasana retro, kenyamanan homi, menu terjangkau, serta atmosfer yang hangat, Kedai Tiga Djaya kini menjadi salah satu ikon tempat nongkrong yang dapat dinikmati oleh semua kalangan di Bojonegoro.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *