JagatSembilan.com | Bojonegoro – Sehari setelah wafatnya KH. Asfiror Ridwan, Pengasuh Pondok Pesantren Abu Syukur Ketawang, Payaman, Ngraho, jajaran Banser Satkoryon Ngraho menjalankan tugas khidmah dalam prosesi penghormatan terakhir kepada almarhum, Selasa (9/12/2025).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.30 hingga 11.30 WIB tersebut dipusatkan di kompleks Pondok Pesantren Abu Syukur. Kehadiran Banser menjadi bentuk penghormatan kepada KH. Asfiror Ridwan yang dikenal sebagai ulama yang teduh, berwibawa, dan dekat dengan kader Ansor maupun Banser.
Dalam pelaksanaan tugas, Banser Satkoryon Ngraho melakukan dua kegiatan utama, yaitu pengaturan lalu lintas di sekitar area pondok serta pengamanan prosesi keberangkatan jenazah menuju tempat pemakaman. Kepadatan kendaraan terjadi sejak pagi karena antusiasme masyarakat yang datang untuk memberikan takziah.
Para personel Banser memastikan jalur keluar-masuk tetap lancar sehingga prosesi dapat berlangsung dengan tertib dan khidmat.
Mereka menjalankan tugas pengamanan hingga seluruh prosesi selesai dengan aman dan tertib.
Kasatkorcab Banser Bojonegoro, Moh. Muhtadin, mengapresiasi penuh dedikasi jajaran Banser Satkoryon Ngraho dalam menjalankan khidmah untuk almarhum KH. Asfiror Ridwan.
“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh anggota Banser Satkoryon Ngraho yang telah bertugas dengan sigap, tertib, dan penuh rasa takzim. Kehadiran mereka dalam mengatur lalu lintas serta menjaga kelancaran prosesi jenazah merupakan bentuk khidmah nyata kepada ulama,” ujar Muhtadin.
Ia menegaskan bahwa apa yang dilakukan para kader Banser pada hari itu adalah bukti penghormatan kepada seorang ulama besar yang semasa hidupnya sangat dekat dengan Banser.
“Almarhum KH. Asfiror Ridwan adalah ulama yang sangat dihormati dan dekat dengan Banser. Khidmah yang dilakukan para kader hari ini hanyalah langkah kecil dibandingkan jasa besar beliau dalam membimbing umat,” tambahnya.
Muhtadin juga mengapresiasi sinergi antar unsur yang hadir sehingga prosesi berjalan lancar.
“Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang hadir dan bergotong royong menjaga kelancaran prosesi. Semoga ini menjadi amal jariyah bagi kita semua,” tutupnya.













