JagatSembilan.com | Bojonegoro – Pengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Bojonegoro (UNIGORO) resmi memulai masa bakti 2025–2026 melalui prosesi pelantikan khidmat yang dipadukan dengan agenda intelektual pada Rabu (24/12/2025). Bertempat di Gedung Angling Dharma, Pemkab Bojonegoro, kegiatan ini mengusung semangat revolusioner sekaligus kepedulian terhadap isu lingkungan.
Acara yang dihadiri oleh jajaran IKA PMII UNIGORO, PC PMII Bojonegoro, serta perwakilan Cipayung Plus Unigoro ini menjadi momentum penting bagi regenerasi organisasi. Dalam sambutannya, Ketua PK PMII UNIGORO terpilih, Beverly Andini Pramesti, menekankan pentingnya kerja sama tim. Ia mengajak seluruh pengurus untuk menjaga kekompakan demi kemajuan organisasi di masa depan.
Senada dengan hal tersebut, Ketua PC PMII Bojonegoro, M. Bahrul Hikam, mengingatkan bahwa jabatan ini adalah bentuk pengabdian nyata untuk meneruskan perjuangan para pendahulu, bukan sekadar seremoni formal.
Melengkapi rangkaian pelantikan, PK PMII UNIGORO juga menggelar Talk Show bertajuk “Ekofeminisme ala Nusantara: Kontribusi Intelektual dan Spiritual PMII dalam Menjawab Isu Lingkungan”. Diskusi ini menghadirkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bojonegoro, Luluk Alifah, sebagai narasumber utama.
Dalam paparannya, Luluk menegaskan beberapa poin penting:
1. Peran Mahasiswa: Isu lingkungan adalah tanggung jawab kolektif yang memerlukan peran aktif kader PMII.
2. Kesadaran Ekologis: Pentingnya membangun kepedulian lingkungan yang selaras dengan nilai keislaman, budaya lokal, dan perspektif gender.
3. Kontribusi Intelektual: Mahasiswa diharapkan menjadi motor penggerak dalam menjaga kelestarian alam melalui gagasan yang kritis.
Melalui perpaduan pelantikan dan diskusi interaktif ini, PK PMII UNIGORO berharap kepengurusan baru tidak hanya kuat secara organisatoris, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan intelektual terhadap tantangan global, khususnya isu keberlanjutan lingkungan.













